klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home News

KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid dalam Kasus Suap Perizinan HGB di Bogor

by
13 Oktober 2026 - 08:28
Reading Time: 2 mins read
0
KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid dalam Kasus Suap Perizinan HGB di Bogor

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid untuk dimintai keterangan dalam penyidikan dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) dan penerimaan gratifikasi. Pemanggilan ulang itu dilakukan setelah Nusron tidak hadir pada jadwal pemeriksaan sebelumnya, Rabu (7/10/2026), karena disebut sedang memiliki agenda dinas internal di kementeriannya.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan surat panggilan resmi telah dikirim penyidik ke kantor Kementerian ATR/BPN. Menurut dia, pemeriksaan Nusron dijadwalkan berlangsung pada pekan ini, meski KPK belum membuka tanggal pastinya ke publik. Budi juga menyampaikan keyakinan bahwa Nusron akan memenuhi panggilan penyidik secara kooperatif dan memberi keterangan yang dibutuhkan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Nama Nusron muncul dalam perkara yang berawal dari upaya PT Summarecon Agung Tbk mengurus pemecahan HGB menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM) di Kabupaten Bogor. Proses itu tersendat karena lahan yang dimohonkan berstatus sengketa dan sertifikat HGB perusahaan diblokir oleh para ahli waris tanah. Untuk melancarkan urusan tersebut, dua perantara swasta dari pihak Summarecon, Yaser Alfarisi dan Rizal Pahlevi, kemudian berhubungan dengan Erwin, sosok yang disebut sebagai orang kepercayaan Menteri ATR/BPN.

Erwin lalu berkomunikasi dengan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung. Dalam pembicaraan itu, Sontang melalui Erwin meminta komitmen uang pelicin Rp2 miliar. Di sisi lain, Direktur Utama PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adi disebut menyetujui pemberian Rp1,5 miliar kepada Erwin lewat para perantara. Dari jumlah tersebut, Erwin diduga langsung menyerahkan uang muka Rp200 juta kepada Sontang di sebuah kafe di Jakarta Selatan untuk mempercepat pembukaan blokir dan pemecahan HGB.

Penyidikan KPK kemudian melebar ke dugaan praktik yang lebih luas di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Selain kasus di Bogor, penyidik juga menelusuri suap pengurusan lahan dari PT Bela Parahiyangan Investindo senilai miliaran rupiah, serta dugaan pungutan dalam mutasi dan promosi jabatan. Dalam pengembangan perkara, KPK menyita uang tunai rupiah dan mata uang asing dengan nilai lebih dari Rp106,3 miliar yang ditemukan dalam koper merah dan kardus saat operasi tangkap tangan.

Hingga kini KPK telah menetapkan delapan tersangka. Dari internal kementerian, dua nama yang dijerat adalah Lampri selaku Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang ATR/BPN serta I Sontang Coin Manurung. Dari unsur swasta, tersangka mencakup Adrianto Pitojo Adi dan Rizal Pahlevi. Empat tersangka lain yang disebut sebagai orang kepercayaan Nusron Wahid ialah Erwin, mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, politikus Partai Golkar Fahd El Fouz alias Fahd Arafiq, dan Muhammad Fakhry.

KPK menilai kesaksian Nusron penting untuk melengkapi rangkaian fakta perkara. Penyidik kini masih menelusuri aliran dana dan hubungan antarperan dalam skema yang diduga melibatkan pejabat kementerian, perantara, serta pihak swasta. Kehadiran Nusron diharapkan membantu membuka lebih terang dugaan korupsi perizinan pertanahan yang tengah diusut lembaga antirasuah itu.

Buy JNews
ADVERTISEMENT
ShareTweetSend

Related Posts

Ruben Onsu Laporkan Dugaan Fitnah ke Polisi, Reza Rahadian Pamer Proyek Baru di Busan
News

Ruben Onsu Laporkan Dugaan Fitnah ke Polisi, Reza Rahadian Pamer Proyek Baru di Busan

13 Oktober 2026 - 10:14
Alasan Celine Evangelista Ingin Tinggal di Madinah: Fokus Ibadah hingga Pendidikan Anak
News

Alasan Celine Evangelista Ingin Tinggal di Madinah: Fokus Ibadah hingga Pendidikan Anak

13 Oktober 2026 - 08:28
Shanice Margaretha Resmi Menikah dengan Nicholas Audley dalam Prosesi Intim
News

Shanice Margaretha Resmi Menikah dengan Nicholas Audley dalam Prosesi Intim

13 Oktober 2026 - 07:35
Kuasa Hukum Ruben Onsu Nilai Masalah Video Call Ada pada Cara Rekam dan Sebar, Bukan Isinya
News

Kuasa Hukum Ruben Onsu Nilai Masalah Video Call Ada pada Cara Rekam dan Sebar, Bukan Isinya

13 Oktober 2026 - 05:49
DJ Una Pastikan Pernikahan dengan Andi Agum Batal atas Kesepakatan Bersama
News

DJ Una Pastikan Pernikahan dengan Andi Agum Batal atas Kesepakatan Bersama

13 Oktober 2026 - 02:17
Kombes Nanang Haryono Pindah Tugas dari Kapolresta Sleman, Posisi Diganti AKBP Dhimas Prasetyo
News

Kombes Nanang Haryono Pindah Tugas dari Kapolresta Sleman, Posisi Diganti AKBP Dhimas Prasetyo

13 Oktober 2026 - 01:25
Next Post
MBS Dikabarkan Belum Izinkan Israel Ikut Serangan ke Houthi di Yaman

MBS Dikabarkan Belum Izinkan Israel Ikut Serangan ke Houthi di Yaman

Daftar Harga BBM Pertamina 13 Oktober 2026 di Seluruh Provinsi, Pertalite Tetap dan Nonsubsidi Stabil

Daftar Harga BBM Pertamina 13 Oktober 2026 di Seluruh Provinsi, Pertalite Tetap dan Nonsubsidi Stabil

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com