Keberhasilan Timnas Indonesia merebut gelar FIFA ASEAN Cup 2026 tidak hanya mengakhiri penantian panjang trofi di level senior, tetapi juga ikut mengerek nilai pasar para pemainnya. Dari data yang dirangkum akun Instagram @seasiagoal berdasarkan Transfermarkt, sejumlah nama Skuad Garuda mencatat kenaikan banderol setelah turnamen yang digelar di Indonesia itu usai.
Lonjakan paling besar dialami bek Millwall, Elkan Baggott. Nilai pasarnya naik dari 200 ribu euro menjadi 1,2 juta euro, atau bertambah 1 juta euro dalam satu pembaruan. Jika dikonversi, angka tersebut setara sekitar Rp28,4 miliar. Kenaikan itu membuat Baggott menjadi pemain Indonesia dengan lompatan harga tertinggi usai turnamen.
Performa Baggott selama perjalanan Indonesia menuju gelar juara menjadi salah satu alasan utama naiknya banderol sang pemain. Ia tercatat menjadi sosok penting saat menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada masa tambahan waktu, yang kemudian memaksa laga dilanjutkan ke adu penalti sebelum Indonesia memastikan titel juara.
Di belakang Baggott, kiper Maarten Paes juga mengalami peningkatan nilai pasar yang signifikan. Harga pemain yang tampil solid, termasuk ketika menghadapi Malaysia, itu naik dari 1,5 juta euro menjadi 2 juta euro. Artinya, ada tambahan 500 ribu euro pada valuasi terbarunya.
Nama berikutnya adalah Nathan Tjoe-A-On. Meski lebih sering mengisi bangku cadangan selama FIFA ASEAN Cup 2026, bek tersebut tetap mencatat kenaikan dari 450 ribu euro menjadi 700 ribu euro. Dengan demikian, Nathan menempati posisi ketiga dalam daftar pemain dengan lonjakan nilai pasar terbesar di turnamen itu.
Justin Hubner melengkapi empat besar daftar kenaikan tertinggi, sementara tiga posisi berikutnya ditempati pemain Thailand, yaitu Anan Yodsangwal, Peerawat Akratum, dan Jude Soonsup-Bell. Menariknya, dari 10 pemain dengan kenaikan nilai pasar tertinggi, Indonesia menyumbang enam nama, sedangkan sisanya berasal dari Thailand.
Meski begitu, tidak semua pemain yang berperan besar dalam keberhasilan Indonesia langsung masuk daftar tersebut. Emil Audero, misalnya, tidak tercantum meski kontribusinya juga penting dalam keberhasilan Garuda, termasuk lewat penyelamatan pada babak adu penalti. Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 sendiri menjadi trofi senior pertama Indonesia sejak 1991, sekaligus modal berharga menuju Piala Asia 2027 di Arab Saudi pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027. Indonesia akan berada di Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand, dengan dua laga uji coba dijadwalkan pada FIFA Matchday November 2026 sebelum tampil di ajang itu.










Discussion about this post