BATAM, KLIKKEPRI.com – Polresta Barelang menerjunkan 32 personel gabungan untuk mengamankan puncak perhelatan Gebyar Melayu Pesisir (GMP) 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia KPw Provinsi Kepri di Lapangan K-Square Mall, Batam Kota, Sabtu (19/9/2026).
Pengamanan ketat yang berlangsung mulai pukul 17.00 WIB hingga 21.30 WIB tersebut dipimpin oleh Kapolsek Batam Kota AKP Benny Syahrizal selaku Perwira Pengendali (Padal).
Sebanyak 1.000 pengunjung dan masyarakat memadati area festival yang menyajikan pameran busana, bazar UMKM, fun run, hingga panggung hiburan musik utama yang menampilkan grup musik papan atas Padi.
Petugas disebar secara terbuka maupun tertutup pada sejumlah titik vital, meliputi panggung artis, area VIP, akses pintu masuk, tenda medis, pengamanan lalu lintas di Jalan Raya Batam Centre, hingga pengamanan tamu penting.
Pengamanan humanis ini diselenggarakan guna menjamin keamanan ribuan pengunjung, memperlancar arus kendaraan, serta mencegah potensi kejahatan di tengah kerumunan massa selama gelaran pameran ekonomi digital dan budaya Melayu tersebut.
Kesiapsiagaan pengamanan kepolisian ini diproyeksikan mampu memberikan rasa nyaman bagi masyarakat serta mendukung suksesnya agenda promosi investasi dan pariwisata daerah di Kota Batam.
“Polresta Barelang mengerahkan 32 personel gabungan untuk mengawal perhelatan Gebyar Melayu Pesisir 2026 agar berjalan aman, tertib, dan kondusif. Penempatan personel kita fokuskan pada titik-titik krusial seperti panggung utama, jalur akses, hingga pengaturan lalu lintas di sekitar K-Square Mall. Kami mengedepankan pelayanan yang humanis sehingga masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian acara bazar UMKM dan penampilan musik dengan nyaman. Kami juga mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dan memanfaatkan Layanan Polisi 110 jika membutuhkan bantuan kepolisian.” ujar Kapolsek Batam Kota AKP Benny Syahrizal.
Seluruh rangkaian perhelatan GMP 2026 ditutup pada pukul 21.30 WIB dalam kondisi aman dan terkendali.
Arus lalu lintas di sekitar kawasan K-Square Mall terpantau terurai lancar pasca-pembubaran massa. (din)










Discussion about this post