Kebakaran Rumah di Desa Tamansari, Nenek 67 Tahun Terluka Parah
Pada Senin (30/3/2026) malam, sebuah rumah warga di Desa Tamansari, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu terbakar secara tiba-tiba. Kejadian tersebut menimbulkan kerugian yang cukup besar dan mengakibatkan seorang nenek berusia 67 tahun menjadi korban luka bakar parah.
Rumah yang terbakar milik nenek bernama Simpen, yang merupakan pemilik rumah tersebut. Saat kejadian, korban sedang berada di dalam rumah bersama dua anak dan cucunya. Namun, api yang muncul dari bagian atap rumah dengan cepat menyebar dan membakar seluruh isi rumah. Akibatnya, korban tertinggal di dalam dan sempat terjebak dalam kobaran api.
Proses Penyelamatan Korban
Menurut keterangan dari saksi mata, api pertama kali muncul dari bagian atap rumah dan langsung meluas. Meski ketiga anggota keluarga lainnya berhasil menyelamatkan diri, korban yang sudah tua tidak dapat segera keluar. Anak korban kemudian nekat masuk kembali ke dalam rumah yang terbakar untuk mencari ibunya, meskipun kondisi rumah sudah mulai ambruk.
Akhirnya, korban berhasil diselamatkan oleh anaknya, meski mengalami luka bakar hingga 40 persen. Setelah itu, korban segera dibawa ke RS Mitra Plumbon untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Respons Petugas Pemadam Kebakaran
Kabid Damkar Satpol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu, Jajat Wibisono, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan tentang kebakaran pada pukul 20.34 WIB. Empat unit mobil pemadam kebakaran dari Damkar Kabupaten Indramayu serta bantuan dari Pertamina langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.
Jajat mengatakan bahwa penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik pada bagian atap rumah. Api yang muncul dari sana langsung menyebar cepat, sehingga memicu kebakaran yang sulit dikendalikan.
Setelah berjuang selama hampir dua jam, petugas gabungan bersama warga sekitar akhirnya berhasil memadamkan api pada pukul 22.49 WIB. Proses pendinginan dilanjutkan hingga menjelang dini hari.
Kerugian dan Imbauan
Kini, hanya tersisa puing-puing hitam dari bangunan rumah yang sebelumnya menjadi tempat tinggal keluarga korban. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 150 juta.
Jajat Wibisono juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing. Ia menekankan pentingnya melakukan pemeriksaan rutin agar insiden serupa tidak terulang kembali.
Peristiwa yang Menyentuh Hati
Kejadian ini menjadi peringatan bagi semua pihak untuk lebih meningkatkan kesadaran akan bahaya kebakaran. Khususnya bagi para lansia yang rentan terhadap risiko seperti ini. Dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat, semoga kejadian serupa bisa diminimalisir dan keselamatan masyarakat tetap terjaga.










Discussion about this post