Kemenangan Anthony Sinisuka Ginting di Malaysia Masters 2026
Anthony Sinisuka Ginting, tunggal putra Indonesia, berhasil meraih kemenangan dalam pertandingan melawan Justin Hoh, wakil tuan rumah, di Malaysia Masters 2026. Pertandingan ini berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, pada Rabu (20/5/2026), dan membawa Ginting melaju ke babak 16 besar.
Ginting, yang berusia 29 tahun, menang dengan skor akhir 21-16 dan 21-14 dalam waktu 45 menit. Ia mengaku sangat bersyukur bisa lolos dari babak pertama tanpa mengalami cedera. Meski begitu, ia mengakui bahwa pertandingan melawan Hoh tidak mudah. Ini merupakan pertemuan pertama antara Ginting dan Hoh, sehingga ia masih perlu menyesuaikan diri dengan gaya bermain lawannya.
“Awalnya saya ucapkan syukur bisa bermain baik hari ini dan menyelesaikan pertandingan tanpa cedera,” ujarnya. “Pertandingan memang cukup ketat, terutama di awal gim pertama dan kedua.”
Untuk mempersiapkan diri, Ginting bekerja sama dengan tim pelatih untuk menyusun strategi. Ia melakukan analisis terhadap video-video pertandingan Justin Hoh sebelum laga dimulai. Dengan strategi yang telah disusun, Ginting mampu menerapkannya secara efektif selama pertandingan.
“Puji Tuhan tadi bisa menerapkan strategi dengan baik,” kata Ginting. “Tapi, tekanan dari suporter tuan rumah memang sedikit mengganggu.”
Meskipun begitu, pengalamannya bermain di level tertinggi membuat Ginting tetap tenang. Ia memiliki cara sendiri untuk melepaskan tekanan dari suporter tuan rumah. Salah satunya adalah dengan melakukan loncat-loncat dan teriak-teriak untuk melepas ketegangan.
“Kebiasaan-kebiasaan seperti ini biasanya dilakukan sebelum pertandingan,” tambahnya. “Sisanya, ada panduan-panduan dari psikolog juga.”
Lawan Berikutnya: Christo Popov
Di babak berikutnya, Ginting akan menghadapi Christo Popov, juara BWF World Tour tahun lalu. Pertandingan ini diprediksi lebih berat karena Popov sedang naik daun setelah membantu Prancis menjadi runner-up Thomas Cup 2026.
Meski begitu, kedua pemain memiliki catatan head to head yang cukup seimbang dalam lima tahun terakhir. Mereka terakhir kali bertemu di Hong Kong Open 2025, di mana Popov berhasil menang lewat rubber game dengan skor 19-21, 21-17, 21-19.
Ginting mengakui bahwa pertandingan melawan Popov akan menjadi tantangan berat. Namun, ia tetap optimis dan siap memberikan yang terbaik dalam pertandingan tersebut.
Strategi dan Persiapan yang Matang
Dalam persiapan menghadapi Popov, Ginting kembali mengandalkan analisis strategi yang telah disusun oleh tim pelatih. Selain itu, ia juga fokus pada latihan intensif dan mental yang kuat agar dapat tampil optimal.
Ginting juga menekankan pentingnya persiapan fisik dan mental sebelum bertanding. Dengan pengalaman yang dimiliki, ia yakin bisa menghadapi segala tantangan yang muncul di lapangan.
Pertandingan melawan Popov akan menjadi ujian berat bagi Ginting, namun ia percaya bahwa kerja keras dan persiapan matang akan membantunya meraih hasil yang maksimal.










Discussion about this post