klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Lokal

Tim SAR Jambi Temukan Jasad Rafa yang Terseret Air 2,5 KM dari Lokasi Hanyut

Redaksi by Redaksi
25 Mei 2026 - 07:38
Reading Time: 2 mins read
0
Tim SAR Jambi Temukan Jasad Rafa yang Terseret Air 2,5 KM dari Lokasi Hanyut

Kecelakaan Maut Bocah 7 Tahun di Jambi

Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun bernama Rafa ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah hanyut terbawa arus parit saat bermain hujan di Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi. Kejadian tragis ini terjadi pada Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, ketika wilayah tersebut diguyur hujan deras.

Korban diketahui sedang bermain di sekitar lingkungan tempat tinggalnya. Namun, debit air yang meluap di parit membuatnya tergelincir dan terseret arus hingga tenggelam. Informasi mengenai kejadian tersebut langsung diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jambi dari warga setempat.

Tim rescue tiba di lokasi kejadian sekitar 20 menit setelah menerima laporan. “Kami menerima informasi dari warga pada sore hari dan langsung menerjunkan tim rescue untuk melakukan upaya pencarian awal bersama unsur terkait,” ujar Kepala Kantor SAR Jambi.

Pencarian dilakukan pada Rabu sore, namun belum membuahkan hasil. Operasi SAR kemudian dilanjutkan pada Kamis pagi mulai pukul 05.30 WIB. Tim SAR Gabungan yang terdiri dari 12 personel Kantor SAR Jambi bersama Brimob Polda Jambi, Bhabinkamtibmas, Babinsa, BPBD, dan masyarakat setempat melakukan penyisiran manual di sepanjang aliran parit.

Setelah melakukan pencarian intensif di tengah kondisi cuaca berawan, korban akhirnya ditemukan pada pukul 07.19 WIB. Korban ditemukan sejauh sekitar 2,5 kilometer dari lokasi awal kejadian dalam kondisi meninggal dunia.

Tim SAR kemudian langsung mengevakuasi jasad korban dan menyerahkannya kepada pihak keluarga untuk disemayamkan. Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR resmi diusulkan ditutup pada pukul 08.00 WIB. Seluruh personel dan peralatan yang digunakan dalam operasi, seperti rescue car, motor trail, dan perlengkapan evakuasi, dikembalikan ke satuan masing-masing.

Imbauan dari Pihak Berwenang

Pihak berwenang mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat cuaca ekstrem dan hujan deras yang berpotensi menimbulkan bahaya di sekitar aliran air dan parit. Kejadian ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap risiko yang bisa terjadi saat cuaca tidak menentu.

Beberapa langkah pencegahan yang dapat diambil antara lain:
* Memastikan anak-anak tidak bermain di dekat parit atau saluran air saat hujan deras.
* Mengajarkan anak-anak tentang bahaya aliran air yang cepat dan kuat.
* Menjaga komunikasi dengan tetangga dan warga sekitar untuk saling mengingatkan akan potensi bahaya.

Proses Pencarian dan Evakuasi

Operasi pencarian yang dilakukan oleh tim SAR membutuhkan koordinasi yang baik antara berbagai instansi dan masyarakat setempat. Berikut adalah beberapa tahapan utama dalam proses pencarian dan evakuasi:

  • Tim SAR tiba di lokasi kejadian dalam waktu 20 menit setelah menerima laporan.
  • Pencarian dilakukan secara manual di sepanjang aliran parit.
  • Korban ditemukan setelah beberapa jam pencarian yang intensif.
  • Jasad korban dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga.

Pentingnya Kesadaran Masyarakat

Kejadian ini juga menunjukkan betapa pentingnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya yang bisa muncul dari kondisi cuaca ekstrem. Selain itu, kolaborasi antara pihak berwenang dan masyarakat sangat krusial dalam menghadapi situasi darurat.

Beberapa hal yang dapat dilakukan masyarakat antara lain:
* Melaporkan kejadian darurat secepat mungkin kepada pihak berwenang.
* Membantu proses pencarian dengan memberikan informasi dan bantuan tenaga.
* Meningkatkan kesadaran akan risiko yang ada di sekitar lingkungan mereka.

Dengan kesadaran dan kerja sama yang baik, diharapkan kejadian serupa dapat diminimalisir di masa depan.

Buy JNews
ADVERTISEMENT
ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Dua Lansia Di Blora Terancam Hukuman Gara-Gara Salah Paham Sampah
Lokal

Dua Lansia Di Blora Terancam Hukuman Gara-Gara Salah Paham Sampah

31 Juli 2026 - 09:33
Gempa 3,2 SR Guncang Sukabumi Jawa Barat Pagi Ini
Lokal

Gempa 3,2 SR Guncang Sukabumi Jawa Barat Pagi Ini

30 Juli 2026 - 09:28
Patung Santo Yusuf Arimatea Buatan Indonesia Sambut Paskah Paus Leo XIV
Lokal

Bupati Arsal Aras Pastikan Anak Pelosok Mamuju Tengah Nikmati Sekolah Layak

29 Juli 2026 - 23:50
Catat Tanggal dan Lokasi, Pemkab Aceh Besar Gelar Pasar Murah di 10 Kecamatan
Lokal

Catat Tanggal dan Lokasi, Pemkab Aceh Besar Gelar Pasar Murah di 10 Kecamatan

29 Juli 2026 - 11:47
Perayaan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Gresik Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim
Lokal

Perayaan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Gresik Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim

29 Juli 2026 - 06:58
Warga Surabaya Kaget Temukan Jenazah Bayi di Selokan, Diduga Sampah
Lokal

Warga Surabaya Kaget Temukan Jenazah Bayi di Selokan, Diduga Sampah

29 Juli 2026 - 02:10
Next Post
7 Alasan Ki Jun Kecewa atas Kasus Farmasi Haemu di Filing for Love

7 Alasan Ki Jun Kecewa atas Kasus Farmasi Haemu di Filing for Love

Kisah menyedihkan anak 9 tahun lumpuh setelah jatuh dua kali

Kisah menyedihkan anak 9 tahun lumpuh setelah jatuh dua kali

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com