Perkembangan IHSG dan Prediksi Saham Hari Ini
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan bergerak terbatas pada perdagangan hari ini, Kamis (7/5/2026). Meskipun demikian, beberapa saham seperti ESSA, ENRG, dan KOTA masih menunjukkan kekuatan. Analisis dari BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan bahwa pergerakan IHSG cenderung terbatas karena secara teknikal, indeks telah mendekati area resistance setelah rebound kemarin.
Support untuk IHSG saat ini berada di kisaran 6.920–7.000, sementara resistance berada di area 7.100–7.160. Pasar juga akan memantau perkembangan geopolitik serta pergerakan rupiah menjelang rilis data cadangan devisa akhir pekan ini.
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup menguat sebesar 0,50% ke level 7.092 meskipun net sell asing di pasar reguler masih tercatat senilai Rp484 miliar. Penguatan indeks disebabkan oleh data pertumbuhan ekonomi yang melampaui ekspektasi.
Rekomendasi Saham Hari Ini
Analis merekomendasikan saham PT ESSA Industries Indonesia Tbk. (ESSA) dengan target harga antara Rp955–Rp995 dan stop loss di bawah Rp925. Selain itu, saham PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) direkomendasikan dengan target harga Rp1.895–Rp2.120 dan stop loss di bawah Rp1.650. Sementara itu, saham PT DMS Propertindo Tbk. (KOTA) memiliki target harga Rp167–Rp176 dan stop loss di bawah Rp150.
Analisis juga menyebutkan rekomendasi untuk menjual saham PT Medikaloka Hermina Tbk. (HEAL) dengan target harga Rp985. Menurut analis, pergerakan saham HEAL masih dalam tren bearish dengan peningkatan volume yang signifikan.
Performa IHSG dan Saham Big Caps
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat ke 7.092,46 pada Rabu (6/5/2026). Kenaikan indeks didorong oleh penguatan sejumlah saham big caps seperti UNVR, TPIA, hingga DCII.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup menguat sebesar 0,50% atau 35,36 poin menuju 7.092,46. Indeks komposit kemarin dibuka pada level 7.086,34 dan sempat menyentuh posisi tertingginya di 7.127,72.
Sebanyak 341 saham menguat, 290 saham turun, dan 186 saham stagnan. Kapitalisasi pasar mencapai Rp12.728 triliun.
Dari jajaran big caps, kenaikan tertinggi dicatatkan oleh saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) sebesar 10,06% ke Rp1.805 dan saham PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) tumbuh 4,94% menjadi Rp6.375 per saham.
Adapun penurunan tercatat pada saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) yang turun 3,38% menjadi Rp5.000 per saham, sedangkan saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) turun 2,30% ke level Rp3.830 per saham.
Catatan Penting
Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.










Discussion about this post