klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Nasional

Tagihan Listrik April 2026 Melonjak, PLN Pastikan Bukan Karena Tarif, Ini Penjelasannya

Redaksi by Redaksi
7 Mei 2026 - 15:05
Reading Time: 4 mins read
0
Tagihan Listrik April 2026 Melonjak, PLN Pastikan Bukan Karena Tarif, Ini Penjelasannya

Warga Kecam Tagihan Listrik April 2026 yang Melonjak Drastis

Tagihan listrik pada bulan April 2026 menjadi topik perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Banyak pengguna mengeluh karena jumlah yang harus dibayarkan meningkat tajam dibandingkan bulan sebelumnya, bahkan dalam beberapa kasus hampir mencapai dua kali lipat. Fenomena ini memicu pertanyaan publik mengenai penyebab kenaikan tersebut, terutama karena sebagian pelanggan merasa tidak melakukan perubahan signifikan dalam penggunaan listrik di rumah mereka.

Seorang warganet mengungkapkan pengalamannya melalui media sosial. “Aku biasa total 800.000 tiba-tiba dua bulan ini jadi 1,3–1,4 juta. Elektronik nggak ada yang baru, semua sama. Syok banget,” tulisnya. Keluhan serupa juga disampaikan oleh pengguna lain yang menyebut tagihan listriknya melonjak drastis dari kisaran Rp5–6 juta untuk dua meteran menjadi Rp9,6 juta dalam satu bulan. Bahkan ada pula yang mengaku kenaikan terjadi dari sekitar Rp300.000 menjadi lebih dari Rp400.000.

Fenomena ini terjadi di tengah kondisi cuaca yang mulai memasuki musim kemarau di sejumlah wilayah Indonesia. Pada periode April hingga Mei 2026, suhu udara cenderung lebih tinggi, yang secara tidak langsung memengaruhi pola konsumsi listrik rumah tangga. Meski demikian, banyak pelanggan tetap mempertanyakan kenaikan tagihan yang dirasa tidak wajar.

PLN Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Tarif Listrik

Menanggapi keluhan yang ramai diperbincangkan publik, pihak PT PLN (Persero) memastikan bahwa kenaikan tagihan listrik bukan disebabkan oleh perubahan tarif. Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menegaskan bahwa tarif listrik masih mengacu pada ketentuan pemerintah. “Terkait ramainya informasi yang beredar di media sosial mengenai keluhan kenaikan tagihan listrik bulan April 2026, kami menegaskan tidak ada kenaikan tarif listrik,” katanya saat dihubungi, Senin (4/5/2026).

Ia juga menjelaskan bahwa kebijakan tarif listrik sepenuhnya mengikuti regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. “Untuk periode April-Juni 2026, tarif listrik tetap stabil dan tidak mengalami perubahan dari periode sebelumnya,” kata Greg. Dengan demikian, PLN menegaskan bahwa lonjakan tagihan yang dirasakan pelanggan lebih berkaitan dengan faktor penggunaan listrik, bukan kebijakan tarif.

Faktor Konsumsi Energi Jadi Penyebab Utama

Penjelasan lebih lanjut disampaikan oleh Manajer Komunikasi dan TJSL PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur, Dana Puspita Sari. Ia menyebutkan bahwa kenaikan tagihan listrik umumnya terjadi karena meningkatnya konsumsi energi di tingkat pelanggan. “Pada periode cuaca panas, penggunaan peralatan seperti AC, kipas angin, dan kulkas cenderung meningkat, sehingga konsumsi listrik ikut naik,” jelas Dana.

Istilah konsumsi listrik merujuk pada jumlah energi listrik yang digunakan oleh perangkat elektronik dalam satu periode waktu, biasanya dihitung dalam satuan kilowatt hour (kWh). Semakin lama dan semakin banyak perangkat digunakan, maka konsumsi listrik akan semakin tinggi, yang berimbas pada tagihan.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Hal senada juga disampaikan oleh dosen Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Yogyakarta, Toto Sukisno. Ia menyoroti peran suhu udara dalam meningkatkan beban kerja perangkat elektronik, khususnya pendingin ruangan. “Mengapa durasi pemakaiannya meningkat? Kalau pada AC contohnya, salah satunya disebabkan cuaca panas yang mengakibatkan kerja kompresor menjadi ekstra sehingga konsumsi energinya naik,” ujar Toto.

Dalam penjelasannya, Toto juga menguraikan mekanisme kerja AC yang menjadi salah satu penyumbang utama kenaikan konsumsi listrik. Ia menjelaskan istilah kompresor, yaitu komponen utama pada AC yang berfungsi memompa refrigeran (zat pendingin) untuk menghasilkan udara dingin. Ketika suhu lingkungan meningkat, kompresor harus bekerja lebih keras dan lebih lama untuk menjaga suhu ruangan tetap dingin. Hal ini menyebabkan penggunaan energi listrik menjadi lebih besar.

Selain itu, ia juga menjelaskan fenomena kondensasi, yaitu proses perubahan uap air menjadi cair akibat perbedaan suhu. “Air kondensasi pada AC terjadi karena udara hangat yang lembab bertemu dengan permukaan dingin (pipa/evaporator) sehingga menyebabkan uap air berubah menjadi cair,” kata Toto. Jika air kondensasi yang dihasilkan semakin banyak, hal tersebut menandakan bahwa kompresor bekerja terus-menerus tanpa henti. Kondisi ini secara langsung meningkatkan konsumsi listrik.

PLN Sarankan Pemantauan Melalui Aplikasi

Untuk membantu pelanggan memahami pola penggunaan listrik, PLN mendorong masyarakat memanfaatkan aplikasi digital, yakni PLN Mobile. Melalui aplikasi ini, pelanggan dapat memantau riwayat penggunaan maupun pembelian listrik secara mandiri. “Hal ini untuk dapat mengetahui dan mengatur pola penggunaan listrik secara lebih efisien,” ungkap Greg.

Dalam aplikasi tersebut, pelanggan bisa mengecek riwayat penggunaan (untuk pelanggan pascabayar) atau riwayat pembelian token (untuk pelanggan prabayar). Istilah pascabayar mengacu pada sistem pembayaran listrik setelah pemakaian, sedangkan prabayar adalah sistem pembayaran di muka menggunakan token listrik.

Cara Mengatasi Tagihan Listrik yang Membengkak

Di tengah kondisi cuaca panas, PLN juga memberikan sejumlah imbauan agar pelanggan dapat mengendalikan penggunaan listrik. Penggunaan energi yang bijak menjadi kunci utama untuk menjaga tagihan tetap stabil. Beberapa langkah yang disarankan antara lain menggunakan listrik sesuai kebutuhan dan menghindari pemakaian berlebihan.

Selain itu, pengaturan suhu AC pada kisaran 22–26 derajat Celsius dinilai lebih efisien karena tidak memaksa kompresor bekerja terlalu keras. Masyarakat juga diimbau untuk rutin melakukan perawatan perangkat elektronik, terutama AC, agar kinerjanya tetap optimal. Membersihkan filter dan memastikan sirkulasi udara berjalan baik dapat membantu menekan konsumsi listrik.

Langkah sederhana lainnya seperti mematikan perangkat saat tidak digunakan, memilih peralatan dengan label hemat energi, serta memanfaatkan ventilasi alami pada siang hari juga dapat memberikan dampak signifikan dalam mengurangi penggunaan listrik.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Diduga Lompat dari KMP Kirana II, Pemuda Bandar Lampung Masih Hilang di Perairan Pulau Tempurung
Nasional

Diduga Lompat dari KMP Kirana II, Pemuda Bandar Lampung Masih Hilang di Perairan Pulau Tempurung

3 Agustus 2026 - 15:33
Jenazah Ryamizard Ryacudu Disemayamkan di Kemhan Sebelum Dimakamkan di TMP Kalibata
Nasional

Jenazah Ryamizard Ryacudu Disemayamkan di Kemhan Sebelum Dimakamkan di TMP Kalibata

2 Juni 2026 - 23:59
Qodari Jawab Kritik Prabowo Prancis: Ungkap Manfaat Nyata
Nasional

Qodari Jawab Kritik Prabowo Prancis: Ungkap Manfaat Nyata

2 Juni 2026 - 22:21
Alasan Kampus Tolak Dapur MBG
Nasional

Alasan Kampus Tolak Dapur MBG

2 Juni 2026 - 22:08
SARA Bukan Lagi Isu Utama di Mata Mendagri
Nasional

SARA Bukan Lagi Isu Utama di Mata Mendagri

2 Juni 2026 - 21:28
Nasional

ASN Riau Tertipu Batu Delima: Jual Mobil Demi Jodoh Palsu

2 Juni 2026 - 17:12
Next Post
Jadwal Shalat Jogja 31 Maret 2026

Wanita Tewas Jatuh dari Lantai 36, Polisi Temukan Surat Misterius

Hubungan Ari Lasso dan Dearly Djoshua Kembali Bersambung, Ini Fakta Menariknya

Hubungan Ari Lasso dan Dearly Djoshua Kembali Bersambung, Ini Fakta Menariknya

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com