Peristiwa kebakaran yang menimpa truk pengangkut gas elpiji terjadi di KM 93 Tol Cipularang. Kejadian ini berlangsung di Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, pada Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 15.40 WIB. Truk tersebut akhirnya terbakar habis dan menjadi bangkai. Sampai saat ini, penyelidikan masih dilakukan oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Purwakarta.
Berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh kebocoran tabung gas yang kemudian memicu percikan api. Menurut informasi yang didapatkan, awalnya terjadi kebocoran pada salah satu tabung gas. Hal ini menyebabkan percikan api yang akhirnya membesar hingga menyebabkan kebakaran hebat.
Sopir truk, yang diketahui bernama Kartiwa, sempat menghentikan kendaraan di bahu jalan setelah menyadari adanya kebocoran. Ia mencoba menutup pipa atau tabung gas untuk mencegah kebakaran. Namun, upaya tersebut gagal. Diduga, percikan api dari mesin kendaraan menyambar gas yang bocor, sehingga memicu ledakan dan kobaran api besar.
Meskipun mengalami luka bakar ringan, sopir truk berhasil selamat setelah terpental akibat ledakan. Petugas pemadam kebakaran langsung dikerahkan setelah menerima laporan dari pihak Jasa Marga. Satu unit mobil damkar tiba di lokasi sekitar pukul 16.05 WIB dan segera melakukan pemadaman.
“Personel regu 3 damkar langsung dikerahkan ke TKP untuk melakukan pemadaman,” ujar Juddy saat dihubungi pada Minggu malam. Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 17.30 WIB, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan hingga waktu Maghrib untuk memastikan tidak ada sisa api yang berpotensi menyala kembali.
Akibat insiden tersebut, seluruh bagian truk beserta muatan tabung gas ludes terbakar. Pihak Jasa Marga bersama kepolisian telah mengevakuasi bangkai kendaraan dari lokasi kejadian. Kerugian ditaksir mencapai Rp 1,4 miliar untuk aset gas yang terbakar dan Rp 200 juta untuk kendaraan.
Truk tersebut diketahui mengangkut elpiji dari wilayah Cipeundeuy, Subang, dan rencananya akan dikirim ke sebuah pesantren di Bandung untuk kebutuhan operasional dapur. Namun, kebakaran terjadi sebelum kendaraan mencapai tujuan.
Penyebab dan Proses Penanganan
Berikut adalah rangkuman dari penyebab dan proses penanganan kebakaran:
- Awal kejadian: Terjadi kebocoran pada tabung gas yang memicu percikan api.
- Tindakan awal: Sopir truk mencoba menutup pipa atau tabung gas namun gagal.
- Ledakan dan kobaran api: Percikan api dari mesin kendaraan menyambar gas yang bocor, menyebabkan ledakan dan kebakaran besar.
- Korban: Sopir truk berhasil selamat dengan luka bakar ringan.
- Respons pemadam kebakaran: Satu unit mobil damkar tiba di lokasi sekitar pukul 16.05 WIB dan mulai melakukan pemadaman.
- Hasil pemadaman: Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 17.30 WIB, dilanjutkan dengan pendinginan hingga waktu Maghrib.
- Dampak kerugian: Seluruh bagian truk dan muatan terbakar, dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp 1,4 miliar untuk gas dan Rp 200 juta untuk kendaraan.
Tindakan Pihak Berwenang
Setelah kejadian, pihak berwenang melakukan beberapa langkah penting:
- Penyelidikan: Unit Gakkum Satlantas Polres Purwakarta sedang melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran.
- Evakuasi: Bangkai kendaraan dievakuasi dari lokasi kejadian oleh pihak Jasa Marga dan kepolisian.
- Pemantauan: Proses pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak ada sisa api yang dapat menyala kembali.
Informasi Tambahan
- Rencana pengiriman: Truk tersebut mengangkut elpiji dari wilayah Cipeundeuy, Subang, dan direncanakan dikirim ke pesantren di Bandung.
- Lokasi kejadian: KM 93 Tol Cipularang, Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta.
- Waktu kejadian: Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 15.40 WIB.









Discussion about this post