klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Teknologi

Meta Akui Kesalahan Sistem, Sejumlah Akun WhatsApp di Indonesia Sempat Terblokir

by
7 Oktober 2026 - 22:56
Reading Time: 2 mins read
0

Sejumlah pengguna WhatsApp di Indonesia sempat kehilangan akses akun secara mendadak, memicu keluhan yang kemudian ditindaklanjuti Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi). Setelah pemerintah meminta penjelasan, Meta akhirnya mengakui bahwa pemblokiran itu terjadi karena kesalahan sistem global, bukan karena ada kebijakan khusus yang sengaja menyasar pengguna Indonesia.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi, Alexander Sabar, mengatakan pihaknya menerima banyak aduan dari masyarakat yang akun WhatsApp-nya tiba-tiba tidak bisa dipakai. Menanggapi laporan tersebut, Kemkomdigi lebih dulu mengirim surat kepada Meta pada 14 Agustus 2026 untuk meminta klarifikasi. Karena jawaban yang dinilai belum sesuai harapan tak kunjung diterima, pemerintah kemudian memanggil perwakilan WhatsApp Asia Pasifik ke Kantor Kemkomdigi pada Rabu, 26 Agustus 2026.

Dalam pertemuan itu, Kepala Kebijakan Publik WhatsApp dan Messenger Asia Pasifik, Esther Samboh, menyampaikan permintaan maaf sekaligus rasa simpati kepada para pengguna yang terdampak. Ia menjelaskan bahwa WhatsApp memiliki sistem otomatis untuk mengenali akun dan perilaku yang dianggap melanggar ketentuan layanan, termasuk aktivitas spam. Namun, pada proses deteksi tersebut terjadi kekeliruan sehingga akun-akun yang sebenarnya tidak melanggar aturan ikut terkena dampaknya.

Meta menegaskan gangguan ini bukan tindakan yang secara khusus ditujukan kepada Indonesia. Menurut penjelasan WhatsApp, kesalahan itu terjadi dalam skala global. Artinya, tidak ada upaya terkoordinasi yang sengaja menargetkan pengguna di Tanah Air, meski efeknya memang dirasakan oleh sejumlah akun di Indonesia.

Setelah menyadari adanya masalah, WhatsApp menyatakan telah mengambil langkah pemulihan. Sejumlah akun yang sempat terdampak disebut sudah mulai kembali bisa digunakan. Bagi pengguna yang aksesnya belum pulih, WhatsApp menyediakan jalur banding langsung melalui aplikasi. Setiap pengajuan akan diperiksa, dan perusahaan menyebut proses peninjauan itu dilakukan dalam waktu kurang dari 24 jam.

Di sisi lain, Kemkomdigi meminta agar pemulihan akun dipercepat supaya masyarakat bisa kembali berkomunikasi seperti biasa. Pemerintah juga menyatakan akan terus memantau penanganan aduan serta tindak lanjut Meta atas persoalan ini. WhatsApp sendiri menyampaikan komitmen untuk mengevaluasi dan memperbarui sistem pendeteksian agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Buy JNews
ADVERTISEMENT
ShareTweetSend

Related Posts

Digimap dan Digiplus Buka Pre-order iPhone 18 Pro Series di Indonesia, Ini Jadwalnya
Teknologi

Digimap dan Digiplus Buka Pre-order iPhone 18 Pro Series di Indonesia, Ini Jadwalnya

7 Oktober 2026 - 10:55
OpenAI Tunda Peluncuran Astra 6.1 Setelah Hasil Uji Keselamatan Mengecewakan
Teknologi

OpenAI Tunda Peluncuran Astra 6.1 Setelah Hasil Uji Keselamatan Mengecewakan

29 September 2026 - 21:17
7 Hal Penting Sebelum Pasang WiFi di Rumah, Jangan Hanya Lihat Harga Instalasi
Teknologi

7 Hal Penting Sebelum Pasang WiFi di Rumah, Jangan Hanya Lihat Harga Instalasi

31 Agustus 2026 - 14:00
Wamenkomdigi Nezar: Algoritma Media Sosial Bentuk Pandangan Publik, Literasi Digital Kunci
Teknologi

Wamenkomdigi Nezar: Algoritma Media Sosial Bentuk Pandangan Publik, Literasi Digital Kunci

29 Agustus 2026 - 22:04
Bittime ungkap tren baru investor kripto, stablecoin dan saham AS jadi incaran
Teknologi

Bittime ungkap tren baru investor kripto, stablecoin dan saham AS jadi incaran

12 Agustus 2026 - 10:37
BMKG: Gelombang Tinggi 2,5 Meter Mengancam Perairan Fakfak dan Kaimana
Teknologi

BMKG: Gelombang Tinggi 2,5 Meter Mengancam Perairan Fakfak dan Kaimana

7 Agustus 2026 - 00:48
Next Post

Pengadilan Tokyo Jatuhkan Denda 200.000 Yen kepada Dewi Sukarno atas Kasus Kekerasan

AFC Pastikan Dinh Bac Absen di Dua Laga Awal Piala Asia 2027, Vietnam Kehilangan Opsi Serang

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com