TANJUNGPINANG, KLIKKEPRI.com – Sebanyak 350 peserta lintas generasi memadati halaman Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah (SSBA) guna mengikuti ajang Heritage Run 5K yang menyusuri kawasan cagar budaya Kota Lama Tanjungpinang, Sabtu (10/10/2026) pagi.
Pelepasan resmi bendera start peserta lari yang terdiri atas 250 pelajar SMP dan SMA serta 100 anggota komunitas lari tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah didampingi Ketua TP PKK Tanjungpinang Yuniarni Pustoko Weni dan jajaran Kepala OPD.
Menempuh lintasan lima kilometer, para pelari melintasi rute bersejarah mulai dari Museum SSBA, Jalan Bakar Batu, lorong-lorong peninggalan Kota Lama, hingga kembali ke garis finish museum.
Wako Lis Darmansyah menjelaskan bahwa penyelenggaraan Heritage Run 5K merupakan kolaborasi strategis dalam memperingati Hari Museum Nasional sekaligus menyemarakkan Hari Jadi ke-25 Kota Otonom Tanjungpinang.
Lis menekankan bahwa rekam jejak masa lalu dan warisan cagar budaya Melayu merupakan fondasi utama yang membentuk karakter serta keberlanjutan pembangunan Kota Tanjungpinang saat ini.
Di samping mengedukasi sejarah dan mengolahragakan masyarakat, Wali Kota mendorong agar setiap agenda wisata daerah senantiasa melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal guna menggerakkan perekonomian rakyat.
Pelaksanaan kegiatan Heritage Run 5K di kawasan Kota Lama ini diselenggarakan guna memperingati Hari Museum Nasional dan Hari Jadi ke-25 Kota Otonom Tanjungpinang, menanamkan kesadaran sejarah Melayu kepada generasi muda, mempromosikan destinasi wisata cagar budaya daerah, serta membangkitkan sektor ekonomi kreatif UMKM di Kota Tanjungpinang.
Penyelenggaraan ajang olahraga berbasis cagar budaya ini diproyeksikan mampu mendongkrak daya tarik pariwisata sejarah Kota Lama sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi UMKM lokal.
“Ajang Heritage Run lima kilometer yang melintasi kawasan Kota Lama ini menjadi momentum penting untuk mengingatkan kita semua bahwa keberadaan dan kemajuan Kota Tanjungpinang hari ini tidak bisa dilepaskan dari sejarah masa lalu. Melalui keterlibatan tiga ratus lima puluh pelajar dan anggota komunitas, kita ingin menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap warisan cagar budaya Melayu. Pemko Tanjungpinang terus berkomitmen mengembangkan event wisata edukatif seperti ini seraya memastikan pemberdayaan UMKM lokal selalu difasilitasi dalam setiap agenda pemerintah daerah.” ujar Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah.
Jajaran Pemko Tanjungpinang bersama UPTD Museum SSBA berkomitmen menjadikan ajang Heritage Run sebagai agenda pariwisata tahunan.
Seluruh rangkaian kegiatan lari dan pameran UMKM berlangsung aman, tertib, dan meriah. (din)










Discussion about this post