TANJUNGPINANG, KLIKKEPRI.com – Pemko Tanjungpinang terus memfasilitasi relokasi pedagang UMKM dari kawasan Gurindam 12 seiring rencana pembangunan oleh Pemprov Kepri.
Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyebut pemindahan sudah dimulai sejak beberapa hari lalu dan dilakukan bertahap sesuai kondisi di lapangan.
“Kami inventarisasi dulu. Jika ada yang belum cocok akan dibahas kembali,” ujar Lis, Kamis 25 Jumi
2026.
Ia menjelaskan, selama proyek berlangsung pedagang tidak bisa tetap di lokasi lama karena area akan dipakai untuk material dan aktivitas konstruksi. Untuk itu, Pemko menyiapkan lokasi alternatif agar usaha tetap jalan.
Beberapa titik relokasi yang disiapkan antara lain Anjung Cahaya, Melayu Square, dan Tanah Merah. Pemko juga masih mengoordinasikan titik tambahan.
Prioritas relokasi diberikan kepada pedagang aktif. “Yang kami fasilitasi pedagang yang benar-benar jualan, bukan yang lapaknya disewakan ke orang lain,” tegas Lis.
Lis menepis isu penggusuran. “Tidak ada penggusuran. Kami berdialog, dengar keluhan pedagang, lalu cari solusi bersama,” katanya.
Selain lahan, Pemko juga menyediakan tenda sebagai fasilitas pendukung. Ke depan, Pemko bersama Pemprov Kepri akan menyusun pola penataan pedagang yang lebih tertib dan berkelanjutan.
“Ke depan kita berembuk dengan Pemprov Kepri untuk meningkatkan sistem usaha pedagang agar lebih baik,” pungkas Lis.***










Discussion about this post