TANJUNGPINANG, KLIKKEPRI.com — Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tahun ini tidak hanya fokus pada syiar keagamaan, melainkan juga diintegrasikan sebagai instrumen penggerak ekonomi kerakyatan.
Pemerintah Provinsi Kepri bersama Pemerintah Kota Tanjungpinang bersiap menghadirkan MTQ Expo dan Bazar UMKM berskala regional di kawasan Gurindam 12 Tepi Laut, Tanjungpinang, pada 4–9 Juli 2026 mendatang.
Selama enam hari maraton, pusat niaga buatan tersebut akan diisi oleh ratusan stan representatif dari tujuh kabupaten dan kota se-Kepri.
Seluruh daerah diwajibkan memamerkan komoditas produk lokal unggulan, mulai dari sektor kuliner khas, produk kerajinan tangan, hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM) yang dijamin aman dan memiliki sertifikasi halal.
Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menegaskan bahwa MTQ Expo merupakan pilar strategis dalam mendongkrak omzet pelaku usaha lokal sekaligus memperluas jaringan pasar mereka ke tingkat regional.
“MTQ Expo dan bazar merupakan kesempatan bagi kabupaten dan kota untuk menampilkan produk unggulan daerah kepada masyarakat luas.
Setiap daerah harus menyiapkan stan secara kreatif dengan menonjolkan identitas masing-masing agar mampu meninggalkan kesan bagi para pengunjung maupun kafilah,” tegas Nyanyang Haris Pratamura dalam rapat finalisasi di Gedung Daerah Provinsi Kepri, Jumat (19/6/2026).
Guna memaksimalkan pelayanan publik selama pameran, panitia juga menggandeng sejumlah instansi vertikal, komunitas IKM, serta Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk membuka gerai pengurusan izin usaha dan sertifikasi halal secara instan di lokasi acara.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, memastikan bahwa seluruh kesiapan infrastruktur di kawasan Gurindam 12 telah rampung.
Pembukaan bazar akan diresmikan serentak dengan upacara pembukaan MTQ XII pada 4 Juli 2026.
Kehadiran pusat perbelanjaan terpadu ini diproyeksikan menjadi ruang promosi masif bagi pelaku usaha Tanjungpinang sebagai tuan rumah untuk memikat ribuan kafilah dan wisatawan yang datang dari berbagai penjuru Kepri.(din)










Discussion about this post