TANGERANG, KLIKKEPRI.com – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres tiba di Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (17/10/2026) pukul 22.34 WIB.
Kedatangan pemimpin tertinggi badan dunia tersebut disambut langsung dalam prosesi kenegaraan resmi oleh Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Christiawan Nasir, Wakil Tetap RI untuk PBB New York Umar Hadi, Plt. Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kemlu RI Denny Abdi, serta Perwakilan PBB untuk Indonesia Gita Sabharwal.
Usai melewati barisan jajar kehormatan, Sekjen Guterres dijadwalkan melakoni serangkaian agenda diplomasi tingkat tinggi, termasuk agenda utama pertemuan bilateral bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Pertemuan strategis dengan Presiden Prabowo tersebut dirancang untuk bertukar pandangan mengenai krisis geopolitik global, penguatan stabilitas perdamaian dunia, serta pemantapan agenda pembangunan berkelanjutan (SDGs).
Kunjungan kerja diplomatik Sekjen PBB ini diselenggarakan guna memperkuat kemitraan multilateral Indonesia–PBB, menegaskan peran kepemimpinan diplomasi bebas-aktif Indonesia di kancah internasional, serta membahas solusi konkret atas tantangan keamanan global.
Sinergi diplomasi tingkat tinggi Indonesia dan PBB ini diproyeksikan mampu memperkokoh posisi Indonesia sebagai jembatan perdamaian serta penggerak kerja sama antarbangsa.
“Kedatangan Sekretaris Jenderal PBB António Guterres di Indonesia merupakan momentum yang sangat penting dalam memperkuat hubungan diplomasi dan kerja sama multilateral antara Republik Indonesia dan PBB. Kunjungan kerja ini membuka ruang komunikasi strategis, khususnya dalam pertemuan bilateral bersama Presiden Prabowo Subianto untuk bertukar pandangan mengenai berbagai isu geopolitik, perdamaian dunia, serta tantangan global yang memerlukan kolaborasi antarnegara secara terukur.” ujar Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Christiawan Nasir.
Sekjen Guterres beserta rombongan diplomatik PBB selanjutnya bergerak menuju Jakarta guna mempersiapkan rangkaian pertemuan resmi bersama Presiden Prabowo Subianto dan pimpinan kementerian teknis. ***




Discussion about this post