Perpisahan Layvin Kurzawa: Terima Kasih kepada Persib dan Bobotoh
Pemain sepak bola asal Prancis, Layvin Kurzawa, telah secara resmi mengucapkan salam perpisahan kepada Persib Bandung dan para pendukung setianya, yang akrab disapa Bobotoh. Unggahan perpisahan yang dibagikan melalui akun media sosialnya menjadi penanda berakhirnya petualangan singkat namun berkesan bagi Kurzawa bersama Maung Bandung.
Didatangkan Persib pada bursa transfer tengah musim, kehadiran Kurzawa diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan. Kehadirannya terbukti ampuh, di mana ia turut berperan dalam membantu Persib meraih gelar juara Super League musim 2025/2026. Meskipun hanya berseragam biru langit dalam periode yang relatif singkat, kontribusi Kurzawa tidak dapat diabaikan.
Selama membela Persib, Kurzawa mencatatkan penampilan sebanyak 106 menit dalam tujuh pertandingan di Liga Super. Dari total tujuh laga tersebut, ia berhasil menyumbangkan satu assist krusial. Assist berharga itu tercipta dalam pertandingan dramatis melawan Bhayangkara FC, di mana Persib berhasil bangkit dari ketertinggalan dalam sebuah momen remontada yang tak terlupakan.
Selain kompetisi domestik, Kurzawa juga sempat mencicipi atmosfer kompetisi antarklub Asia. Ia bermain selama 52 menit dalam dua pertandingan Persib di ajang AFC Champions League Two (ACL 2). Keikutsertaannya di pentas internasional ini menambah pengalaman berharga bagi pemain berusia 32 tahun tersebut.
Namun, perjalanan Kurzawa bersama Persib tidak lepas dari tantangan. Ia beberapa kali harus menepi dari lapangan hijau akibat cedera yang dialaminya. Kondisi fisik yang kurang prima ini bahkan membuatnya absen dalam dua pertandingan terakhir Persib Bandung di liga.
Kondisi cedera yang kerap dialami Kurzawa ini kemungkinan menjadi salah satu faktor pertimbangan manajemen Persib Bandung dalam mengambil keputusan untuk tidak menawarkan perpanjangan kontrak baru kepadanya. Keputusan tersebut, meski mungkin mengecewakan bagi sang pemain, merupakan bagian dari dinamika sepak bola profesional yang selalu mengutamakan kebutuhan tim.
Pesan Perpisahan yang Tulus dari Kurzawa
Melalui akun Instagram pribadinya, Layvin Kurzawa menyampaikan pesan perpisahannya yang penuh dengan rasa terima kasih dan penghargaan. Ia mengungkapkan betapa istimewanya lima bulan terakhir yang ia habiskan di Indonesia.
“Lima bulan terakhir di Indonesia benar-benar istimewa,” tulis Kurzawa dalam unggahannya. Ia menambahkan bahwa ia telah menemukan negara yang luar biasa, sebuah klub yang penuh dengan semangat dan gairah, serta para suporter yang luar biasa yang membuatnya merasa diterima sejak hari pertama kedatangannya.
Kurzawa juga mengakui bahwa ia memiliki keinginan kuat untuk melanjutkan perjalanannya bersama Persib. Namun, ia memahami bahwa dalam dunia sepak bola, terkadang keputusan harus diambil di luar kendali individu. Ia menyatakan rasa hormatnya terhadap keputusan klub dan menegaskan bahwa ia pergi dengan hati yang penuh rasa syukur atas setiap momen yang telah dilalui bersama.
“Tentu saja, aku ingin sekali melanjutkan perjalanan ini, tapi sepak bola terkadang membuat keputusan di luar kendali kita. Aku menghormati keputusan klub dan aku pergi dengan penuh rasa syukur atas momen yang telah kita lalui bersama,” ungkap Kurzawa.
Perasaan bangga terpancar dari kata-katanya saat ia mengenang pengalamannya berseragam Persib. Ia merasa bangga telah mengenakan jersey kebanggaan tersebut, merasakan berbagai emosi bersama para pemain dan staf, serta menjadi bagian dari keluarga besar Persib, meskipun hanya dalam waktu yang singkat.
“Aku bangga pernah mengenakan jersey ini, merasakan emosi ini bersama kalian, dan menjadi bagian dari keluarga Persib, meskipun hanya sebentar,” ujarnya.
Di akhir pesannya, Kurzawa tidak lupa menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada seluruh Bobotoh atas dukungan, cinta, dan energi yang mereka berikan. Ia berharap agar jalan mereka dapat bertemu kembali di masa depan. Kalimat penutupnya, “LOVE YOU BOBOTOH,” menjadi ungkapan tulus dari hati seorang pemain yang telah merasakan atmosfer luar biasa sepak bola Indonesia.
Dukungan dan sambutan hangat dari Bobotoh memang selalu menjadi ciri khas Persib Bandung. Kurzawa, seperti banyak pemain asing lainnya yang pernah membela Maung Bandung, merasakan energi positif tersebut dan menjadikannya sebagai kenangan manis.
Meskipun kariernya di Persib hanya berlangsung singkat, kontribusi Layvin Kurzawa dalam membantu tim meraih gelar juara Super League 2025/2026 akan selalu dikenang. Pengalaman ini menjadi bagian dari perjalanan karier sepak bolanya dan bukti bahwa ia pernah menjadi bagian dari sejarah kebesaran Persib Bandung. Kepergiannya tentu menyisakan sedikit kesedihan bagi para pendukung, namun pesan perpisahannya yang positif menunjukkan profesionalisme dan apresiasi yang tinggi.









Discussion about this post