Persebaya Surabaya Gencar Berburu Amunisi Baru di Bursa Transfer Musim 2026/2027
Menjelang bergulirnya musim kompetisi 2026/2027, Persebaya Surabaya menunjukkan geliat yang signifikan dalam aktivitas bursa transfer. Setelah kehilangan sejumlah pilar asingnya, tim berjuluk Bajul Ijo ini kini dikabarkan tengah serius memburu amunisi baru, khususnya di lini serang, untuk memperkuat daya gedor tim.
Dua nama penyerang berkualitas santer dikaitkan dengan kepindahan ke Stadion Gelora Bung Tomo. Pertama adalah Yann Mabella, striker kawakan Tim Nasional Kongo. Kedua, Miguel Pereira, seorang penyerang asal Portugal. Menariknya, kedua pemain ini memiliki karakteristik yang berbeda namun sama-sama berpotensi didatangkan dengan status bebas transfer, sebuah keuntungan yang tentunya akan dimanfaatkan oleh manajemen Persebaya.
Yann Mabella: Striker Potensial dengan Rekam Jejak Internasional
Nama Yann Mabella mulai mencuri perhatian publik sepak bola Indonesia setelah akun media sosial yang fokus pada bursa transfer, @transferliga1dan2, menguak rumor kedekatan Persebaya dengannya. Dalam unggahannya, disebutkan bahwa Persebaya Surabaya telah mencapai kata sepakat dengan striker berusia 30 tahun tersebut.
“Persebaya Surabaya (1 tier) dikabarkan telah sepakat untuk mendatangkan pemain baru di posisi striker yaitu Yann Mabella (30),” demikian bunyi unggahan tersebut.
Saat ini, Yann Mabella berstatus bebas transfer setelah kontraknya bersama klub Malaysia, Terengganu FC, berakhir pada 31 Mei 2026. Situasi ini membuka peluang besar bagi Persebaya untuk mendapatkan jasanya tanpa harus mengeluarkan biaya transfer sepeser pun.
Meskipun sempat dibekap cedera lutut yang cukup serius, Yann Mabella berhasil menunjukkan performa yang cukup produktif bersama Terengganu FC. Selain itu, ia juga memiliki pengalaman berharga dengan mengoleksi tujuh penampilan bersama Tim Nasional Kongo. Fleksibilitasnya di lini serang menjadi nilai tambah yang signifikan. Pemain kelahiran Prancis ini tidak hanya piawai beroperasi sebagai penyerang tengah, tetapi juga mampu bertransformasi menjadi penyerang sayap, baik di sisi kanan maupun kiri.
Riwayat Cedera Yann Mabella: Potensi Kekhawatiran bagi Suporter
Di balik statistik yang mengesankan, terselip catatan cedera yang sedikit mengkhawatirkan bagi para pendukung Persebaya, yang akrab disapa Bonek. Yann Mabella pernah mengalami cedera medial collateral ligament (MCL) pada lututnya. Cedera ini membuatnya harus menepi dari lapangan hijau selama kurang lebih 140 hari, terhitung sejak Desember 2025 hingga April 2026. Akibatnya, ia terpaksa melewatkan 14 pertandingan penting bersama Terengganu FC.
Namun, kabar baiknya adalah sang pemain telah berhasil pulih dan menunjukkan performa yang solid di empat laga terakhir musim lalu. Bahkan, pada tanggal 15 Mei 2026, ia mampu bermain penuh selama 90 menit. Meskipun demikian, sebagian Bonek masih menyuarakan kekhawatiran terkait kondisi fisiknya.
“Sayang punya riwayat cidera MCL di akhir 2025 takut kambuh lagi,” ungkap salah seorang pengguna akun @ph1l_ocalist di media sosial.
Sementara itu, sebagian pendukung lainnya justru berharap Persebaya dapat mendatangkan penyerang Dewa United, Alex Martins, sebagai alternatif. “Mending Alex Martin,” tulis akun @fc_jun.
Miguel Pereira: Opsi Serius dari Negeri Samba
Sebelum rumor kedatangan Yann Mabella mengemuka, nama Miguel Pereira, striker asal Portugal, lebih dulu dikaitkan erat dengan Persebaya Surabaya. Kabar ini bahkan dikonfirmasi oleh media ternama Portugal, Record.
“Miguel Pereira hampir dipastikan akan menjadi pemain baru Persebaya Surabaya, tim di Divisi Pertama Indonesia yang dilatih oleh manajer asal Portugal, Bernardo Tavares,” demikian laporan dari media tersebut.
Menurut laporan tersebut, Miguel Pereira diperkirakan akan menandatangani kontrak berdurasi dua musim jika transfer ini benar-benar terwujud. Media Portugal menilai Miguel Pereira sebagai salah satu figur krusial dalam keberhasilan klubnya saat ini meraih promosi.
“Dengan delapan gol dan empat assist untuk Lusitânia de Lourosa musim ini, Miguel Pereira telah menjadi salah satu figur kunci dalam kembalinya mereka ke Divisi Dua,” tulis Record.
Sama seperti Yann Mabella, Miguel Pereira juga dikenal memiliki fleksibilitas posisi. Selain mampu berperan sebagai striker utama, ia juga dapat diandalkan sebagai penyerang sayap, baik di sisi kanan maupun kiri.
Perombakan Skuad: Empat Pemain Asing Dipastikan Hengkang
Persebaya Surabaya tidak hanya gencar berburu pemain baru, tetapi juga melakukan perombakan besar-besaran terhadap komposisi pemain asingnya menjelang musim 2026/2027. Sektor pemain asing menjadi area yang paling banyak mengalami perubahan.
Terbaru, gelandang asal Montenegro, Milos Raickovic, secara resmi mengumumkan perpisahannya dengan Persebaya melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Kepergian Milos menambah daftar panjang pemain asing yang dipastikan tidak lagi berseragam Bajul Ijo pada musim depan. Hingga awal Juni 2026, setidaknya sudah ada empat pemain asing dari musim lalu yang dipastikan berpisah dengan Persebaya Surabaya.
Empat Pemain Asing yang Dipastikan Hengkang:
-
Milos Raickovic
Keputusan Milos Raickovic untuk meninggalkan Persebaya memang cukup mengejutkan, mengingat performa impresifnya di akhir musim lalu. Dalam empat pertandingan terakhir Super League 2025/2026, Milos tampil gemilang dengan menyumbangkan empat gol dan satu assist.Dalam pesan perpisahannya, pemain berusia 32 tahun ini mengungkapkan rasa bangganya pernah menjadi bagian dari Persebaya. “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang di klub atas dukungan, kepercayaan, dan momen-momen yang kami lalui bersama selama saya berada di Persebaya. Sungguh, suatu kehormatan dan hak istimewa bisa mengenakan seragam Persebaya.”
Milos bergabung dengan Persebaya pada awal musim 2025/2026. Meski sempat menghadapi periode sulit di awal kompetisi, ia berhasil menjelma menjadi salah satu pemain vital di lini tengah. Sepanjang musim, Milos mencatatkan 33 penampilan dengan torehan 3 gol dan 4 assist. Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada Bonek dan Bonita atas dukungan tak henti-hentinya. “Terima kasih khusus saya sampaikan kepada Bonek dan Bonita. Semangat, loyalitas, dan energi luar biasa kalian membuat klub ini benar-benar menakjubkan. Bermain di depan kalian adalah sesuatu yang tidak akan pernah saya lupakan.” Milos menutup pesannya dengan harapan terbaik untuk Persebaya. “Persebaya adalah klub hebat yang selalu pantas mendapatkan hasil terbaik, dan saya yakin bahwa masa depan akan membawa kesuksesan dan trofi. Mungkin jalan kami akan bertemu lagi di masa depan. Salam satu nyali, WANI!”
-
Gustavo Fernandes
Sebelum Milos Raickovic, bek asal Brasil, Gustavo Fernandes, lebih dulu dipastikan berpisah dengan Persebaya. Gustavo menjadi salah satu pemain yang konsisten mengawal lini pertahanan Bajul Ijo sepanjang musim lalu. Namun, manajemen memutuskan untuk tidak melanjutkan kerja sama untuk kompetisi mendatang. Kepergiannya menyisakan lubang di lini belakang yang harus segera diisi oleh penggawa baru. -
Bruno Paraiba
Penyerang asal Brasil lainnya, Bruno Paraiba, juga masuk dalam daftar pemain asing yang resmi hengkang. Bruno sempat menjadi andalan Persebaya di lini depan selama musim 2025/2026. Namun, masa baktinya bersama Bajul Ijo tidak berlanjut setelah kompetisi berakhir. Posisi yang ditinggalkan Bruno kini menjadi salah satu prioritas utama yang tengah dibenahi oleh manajemen dalam bursa transfer. -
Pedro Matos
Nama lain yang lebih dulu meninggalkan Persebaya adalah Pedro Matos. Ia menjadi pemain asing ketiga yang dipastikan berpisah sebelum pengumuman resmi perpisahan Milos Raickovic. Kepergian Pedro semakin menegaskan bahwa Persebaya sedang melakukan evaluasi besar-besaran terhadap komposisi pemain asingnya demi menghadapi musim baru yang lebih kompetitif.









Discussion about this post