Kehadiran Jokowi di NTT Beri Semangat Baru bagi PSI
Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Nusa Tenggara Timur (NTT), dr. Christian Widodo, menyampaikan rasa optimisnya bahwa NTT akan menjadi “kandang Gajah” dalam waktu dekat. Sebutan ini merujuk pada partai yang ia pimpin, mengingat antusiasme besar masyarakat terhadap Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, saat tiba di Kota Kupang pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Usai mendampingi Jokowi dalam acara Car Free Day (CFD) di Jalan El Tari, Christian menyampaikan bahwa sambutan hangat dari warga menjadi indikasi positif bagi perkembangan PSI di NTT. Ia menekankan bahwa doa bersama adalah tujuan utama dari kegiatan tersebut.
“Kita doakan bersama, itu tujuan kita,” ujarnya.
Menurut Christian, jumlah warga yang memadati kawasan CFD menjadi bukti antusiasme masyarakat terhadap kehadiran Jokowi. Bahkan, sepanjang ruas jalan dipenuhi oleh warga yang ingin melihat dan menyapa langsung presiden.
“Uih, pagi ini tadi lihat aja tuh, satu jalan ini penuh sampai ke sana, full. Terjepit-jepit juga,” katanya.
Christian berpikir bahwa sambutan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat NTT masih memiliki rasa rindu dan cinta yang besar kepada Jokowi. Menurutnya, kesan yang diberikan sangat luar biasa, memberikan energi positif bagi seluruh anggota PSI di NTT.
“Kesannya luar biasa. Ini energi positif buat kita semua di sini. Dan ini sekali lagi membuktikan bahwa masyarakat masih rindu dan cinta Bapak. Mengejawantah nyatanya lihat saja di jalanan ini, penuh dari ujung sampai ujung. Jadi itu tidak bisa dibantah dan tidak bisa dipungkiri,” ungkapnya.
Christian mengaku bahwa suasana tersebut menjadi suntikan semangat baru bagi seluruh kader PSI di NTT untuk terus bekerja di tengah masyarakat.
“Tentu saya bahagia sekali, ini luar biasa dan menjadi energi baru, energi positif buat teman-teman kader di Nusa Tenggara Timur,” katanya.
Selain menghadiri kegiatan CFD, Christian juga menyampaikan bahwa Jokowi memiliki beberapa agenda penting selama berada di NTT. Salah satunya adalah menghadiri prosesi pengangkatan sebagai Sesepuh Raja-Raja Timor atas undangan para raja yang dipusatkan di LLBK.
“Setelah dari situ, ada Karnaval Gajah. Massa sudah menunggu, diperkirakan sekitar 5.000 sampai 10.000-an orang yang hadir,” jelasnya.










Discussion about this post