Peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Lapas Narkotika Kelas II A Pangkalpinang
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas II A Pangkalpinang menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-118. Acara ini berlangsung di lapangan tengah Lapas Narkotika Pangkalpinang, Rabu (20/5/2026). Upacara bendera menjadi bagian utama dari perayaan yang diisi dengan berbagai kegiatan pembinaan karakter bagi warga binaan.
Kepala Lapas Narkotika Pangkalpinang, Noviadi, menjelaskan bahwa momen peringatan Harkitnas bertujuan untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, kesadaran berbangsa, serta komitmen perubahan diri bagi para warga binaan. Tujuannya adalah agar mereka dapat berkontribusi positif kepada masyarakat setelah kembali ke lingkungan sosial.
“Peringatan Harkitnas ke-118 pada 20 Mei 2026 ini diselenggarakan secara serentak di berbagai lapas dan rutan di Indonesia,” ujar Noviadi. “Upacara ini diikuti oleh petugas lapas dan perwakilan warga binaan. Upacara menjadi simbol kedisiplinan dan penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan bangsa.”
Kegiatan Pembinaan Karakter Warga Binaan
Selain upacara bendera, peringatan Harkitnas juga diisi dengan berbagai kegiatan pembinaan karakter warga binaan. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk penguatan mental dan kerohanian, serta peningkatan keterampilan kerja. Hal ini bertujuan agar warga binaan memiliki bekal untuk bangkit, menjadi individu yang lebih baik, dan produktif setelah kembali ke masyarakat.
Noviadi menyatakan bahwa Lapas Narkotika Pangkalpinang akan terus menggencarkan semangat nasionalisme terhadap para warga binaan. Pihaknya mendorong warga binaan untuk terus merawat persatuan dan meneguhkan tekad cinta tanah air sebagaimana sejarah berdirinya Boedi Utomo pada 20 Mei 1908.
- Dalam kegiatan ini, warga binaan diberikan kesempatan untuk belajar tentang sejarah perjuangan bangsa dan pentingnya kebersamaan dalam membangun negara.
- Seluruh peserta upacara tampak khusyuk dan antusias dalam mengikuti prosesi peringatan Harkitnas.
- Para petugas lapas juga turut serta dalam acara ini, menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung program pembinaan karakter warga binaan.
Fokus pada Rehabilitasi dan Pembinaan Mental
Noviadi menekankan pentingnya rehabilitasi karakter warga binaan untuk memperkuat program pembinaan mental, kerohanian, dan keterampilan kerja. Hal ini dilakukan agar warga binaan memiliki kemampuan untuk hidup mandiri dan berkontribusi positif setelah bebas dari lembaga pemasyarakatan.
- Program pembinaan ini mencakup berbagai aspek, termasuk pendidikan, pelatihan keterampilan, dan penguatan nilai-nilai kehidupan.
- Keterlibatan warga binaan dalam kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran diri dan tanggung jawab sosial.
- Pihak lapas juga bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan bahwa program pembinaan berjalan efektif dan berkelanjutan.
Tantangan dan Harapan Masa Depan
Meski ada tantangan dalam menjalankan program pembinaan, Noviadi tetap optimis bahwa keberlanjutan dan kesuksesan bisa dicapai melalui kolaborasi dan komitmen bersama. Ia berharap, dengan adanya peringatan Harkitnas, warga binaan semakin sadar akan pentingnya peran mereka dalam membangun bangsa.










Discussion about this post