Belum Banyak yang Tahu, Ini Efek Panaskan Mesin Motor Terlalu Lama
Belum Banyak yang Tahu, Ini Efek Panaskan Mesin Motor Terlalu Lama
Belum banyak yang tahu, berikut efek memanaskan mesin motor terlalu lama setiap hari, simak artikel ini sampai habis ya.
Tips & Trick
Isal April 13th, 3:35 PM April 13th, 3:35 PM
- Memanaskan motor saat ingin digunakan pada pagi hari masih disarankan untuk dilakukan.
Tujuannya, agar oli mesin bersirkulasi pada semua komponen dan siap bekerja.
Sebelum jalan, mesin motor diberi jeda waktu 30 detik hingga maksimal 2 menit untuk nyala dalam kondisi langsam atau idle.
Tapi jangan kelamaan juga dalam memanaskan mesin motor ini, sebab ada efek negatif juga yang bisa muncul.
“Memanaskan mesin motor terlalu lama hanya membuat bensin cepat habis,” buka Adih selaku Supervisor Service bengkel resmi Yamaha, Mekar Motor Bintaro kepada beberapa waktu yang lalu.
Selain itu, asap knalpot yang dihasilkan saat panaskan motor terlalu lama juga berbahaya buat lingkungan dan kesehatan.
“Apalagi saat memanaskan mesin di tempat yang tidak mendapatkan sirkulasi udara yang baik,” wanti Adih.
“Hal itu membuat suhu mesin jadi sangat panas,” tutur mekanik yang bengkelnya berada di Bintaro, Tangerang Selatan ini.

Membiarkan suhu mesin motor yang terlalu panas juga enggak bagus karena dapat mempersingkat usia pemakaian part di mesin motor.
Terutama, komponen berbahan karet hingga mempercepat usia ring piston.
Makanya, meski penting dilakukan, sebaiknya memanaskan mesin motor tidak lebih dari dua menit.
Cukup sebentar saja untuk memberi waktu pada pelumas untuk berjalan dan melapisi komponen di mesin motor.
Dampak Negatif Memanaskan Mesin Motor Terlalu Lama
Berikut adalah beberapa efek negatif yang bisa terjadi jika memanaskan mesin motor terlalu lama:
-
Konsumsi bahan bakar meningkat
Pemanasan yang terlalu lama menyebabkan mesin terus-menerus mengonsumsi bensin tanpa beban kerja yang signifikan. Hal ini bisa membuat penggunaan bahan bakar menjadi boros. -
Emisi gas buang meningkat
Saat mesin dipanaskan terlalu lama, terutama di ruangan tertutup atau area dengan ventilasi buruk, emisi gas buang akan meningkat. Gas buang ini mengandung zat-zat berbahaya seperti karbon monoksida yang bisa merusak kesehatan manusia dan lingkungan. -
Suhu mesin meningkat secara berlebihan
Ketika mesin dipanaskan terlalu lama, suhu mesin bisa mencapai titik yang berbahaya. Suhu yang tinggi dapat merusak komponen-komponen mesin, termasuk komponen berbahan karet dan logam. -
Usia komponen mesin berkurang
Komponen seperti ring piston dan seal oli bisa mengalami penguapan atau keausan lebih cepat akibat suhu yang terlalu tinggi. Hal ini bisa memperpendek umur pakai mesin motor secara keseluruhan.
Cara Memanaskan Mesin Motor yang Benar
Untuk menghindari efek negatif tersebut, berikut cara memanaskan mesin motor yang benar:
-
Waktu pemanasan tidak boleh lebih dari 2 menit
Pemanasan yang terlalu lama tidak diperlukan. Cukup 30 detik hingga 2 menit sudah cukup untuk memastikan oli mesin sudah bergerak dan melapisi semua komponen. -
Jangan memanaskan mesin di ruangan tertutup
Jika memang harus memanaskan mesin, pastikan berada di area yang memiliki sirkulasi udara baik. Hal ini membantu mengurangi risiko paparan gas buang yang berbahaya. -
Hindari memanaskan mesin terlalu sering
Mesin motor tidak perlu dipanaskan setiap hari, kecuali dalam kondisi cuaca ekstrem atau saat mobil baru saja dinyalakan.
Kesimpulan
Meskipun memanaskan mesin motor merupakan hal yang dianjurkan, terutama pada pagi hari, namun melakukan pemanasan terlalu lama justru bisa merugikan. Dengan memahami dampak negatifnya dan mengikuti cara pemanasan yang benar, pengendara motor bisa menjaga performa mesin dan menghemat konsumsi bahan bakar.









Discussion about this post