Mazda Indonesia mengumumkan pembukaan fasilitas pelatihan pertama di tanah air yang berada di kawasan PIK 2, Tangerang. Fasilitas ini menjadi langkah strategis dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang ada di jaringan dealer Mazda. Dengan adanya pusat pelatihan ini, Mazda ingin memastikan bahwa standar layanan tetap konsisten di seluruh wilayah Indonesia.
Herbert Kwee, CEO Eurokars Group Indonesia, menyampaikan bahwa sebagai sebuah grup, Mazda memiliki arah yang jelas untuk terus melakukan investasi di jaringan dan fokus pada kualitas serta pengalaman pelanggan. “Kami akan terus berkomitmen untuk memperkuat posisi kami di pasar otomotif Indonesia melalui inovasi dan peningkatan kualitas layanan,” ujarnya.

Mazda Indonesia Training Centre menawarkan berbagai program pelatihan yang mencakup aspek teknis hingga pelayanan pelanggan. Fasilitas ini dilengkapi dengan area praktik dan ruang pelatihan yang dirancang untuk mendukung pengembangan kompetensi secara menyeluruh. Dengan demikian, setiap lini di jaringan Mazda dapat memiliki standar kemampuan yang sama.
Ricky Thio, Chief Operating Officer PT Eurokars Motor Indonesia, menjelaskan bahwa kehadiran Mazda PIK 2 memperkuat jaringan Mazda, sedangkan training centre memastikan bahwa standar layanan bisa diterapkan di semua dealer. “Kami percaya bahwa pelatihan yang berkualitas adalah kunci untuk memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan,” tambahnya.

Dalam acara peresmian tersebut, Mazda juga meluncurkan dealer baru dengan konsep 3S di lokasi yang sama. Dealer ini menggabungkan layanan penjualan, servis, dan suku cadang dalam satu area. Langkah ini merupakan bagian dari strategi Mazda untuk memperkuat jaringan sekaligus meningkatkan kualitas layanan.
Dengan kombinasi pengembangan jaringan dan sumber daya manusia, Mazda berharap mampu memberikan pengalaman pelanggan yang lebih konsisten di masa depan. Berikut beberapa hal yang menjadi fokus utama dalam strategi Mazda:
- Peningkatan kualitas SDM: Melalui pelatihan yang terstruktur, Mazda berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan para tenaga kerja di jaringan dealer.
- Standarisasi layanan: Dengan adanya pusat pelatihan, Mazda memastikan bahwa setiap dealer mampu memberikan layanan yang konsisten dan sesuai standar.
- Pengembangan jaringan: Pengembangan dealer baru dengan konsep 3S bertujuan untuk memperluas cakupan layanan dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
- Fokus pada pengalaman pelanggan: Mazda terus berupaya untuk memberikan pengalaman yang istimewa bagi pelanggan melalui inovasi dan peningkatan kualitas layanan.
Dengan langkah-langkah ini, Mazda Indonesia menunjukkan komitmennya untuk tetap menjadi merek yang unggul dalam industri otomotif nasional.









Discussion about this post