klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Otomotif

Jangan Sentuh Tuas Rem Saat Berkendara, Bisa Berbahaya

Redaksi by Redaksi
6 Mei 2026 - 01:43
Reading Time: 3 mins read
0
Jangan Sentuh Tuas Rem Saat Berkendara, Bisa Berbahaya

Kebiasaan Menaruh Jari di Tuas Rem: Bahaya yang Sering Diabaikan

Menaruh satu atau dua jari di tuas rem secara terus-menerus sering kali dianggap sebagai langkah antisipasi yang cerdas untuk mempercepat waktu reaksi saat menghadapi situasi darurat. Banyak pengendara motor merasa lebih aman dengan posisi tangan seperti ini karena merasa siap melakukan pengereman seketika jika ada objek yang tiba-tiba melintas di depan kendaraan. Namun, kebiasaan yang terlihat sepele ini sebenarnya menyimpan risiko keselamatan yang cukup serius dan dapat memicu kecelakaan jika tidak dipahami secara mendalam.

1. Risiko Pengereman Mendadak Akibat Reaksi Kaget



Bahaya utama dari menaruh jari di tuas rem adalah potensi terjadinya pengereman mendadak yang tidak terukur saat pengendara merasa kaget atau panik. Ketika terjadi sesuatu yang mengejutkan, otot tangan cenderung melakukan gerakan refleks secara spontan dengan meremas apa pun yang ada dalam genggaman. Jika jari sudah berada di tuas rem, refleks kaget tersebut akan langsung mengunci roda depan secara instan sebelum otak sempat memproses tindakan pengereman yang benar.

Roda depan yang terkunci secara tiba-tiba, terutama pada motor yang belum dilengkapi sistem ABS, akan menyebabkan hilangnya traksi dan stabilitas secara total. Hal ini sering kali berujung pada kecelakaan low-side atau motor tergelincir seketika karena gaya tekan yang terlalu kuat dalam waktu yang sangat singkat. Tanpa jari di tuas rem, terdapat jeda waktu milidetik bagi pengendara untuk menekan rem secara progresif, yang justru lebih aman bagi keseimbangan motor.

2. Gangguan pada Akurasi Putaran Gas dan Kontrol Kemudi



Menaruh jari di tuas rem secara permanen membuat genggaman telapak tangan pada setang motor menjadi tidak sempurna dan tidak kokoh. Kondisi ini menyebabkan kontrol terhadap putaran gas menjadi kurang akurat karena otot tangan terbagi fokusnya antara memegang grip dan menarik tuas. Akibatnya, pengendara akan kesulitan dalam melakukan akselerasi yang halus atau melakukan manuver menghindar yang membutuhkan stabilitas kemudi yang maksimal.

Selain itu, posisi jari yang selalu bersiap di tuas rem dapat menyebabkan kelelahan pada otot tendon tangan dalam jangka panjang. Kelelahan ini akan menurunkan sensitivitas indra peraba, sehingga pengendara kehilangan “feeling” terhadap seberapa besar tekanan rem yang sebenarnya dibutuhkan. Dalam situasi darurat, tangan yang lelah justru akan memberikan respons yang lambat atau tidak akurat, yang berpotensi fatal saat dibutuhkan akurasi tinggi dalam menghindari rintangan di jalan.

3. Masalah Pengereman Halus dan Keausan Komponen Prematur



Kebiasaan menempelkan jari pada tuas rem sering kali disertai dengan tekanan kecil yang dilakukan tanpa sadar. Tekanan tipis ini sudah cukup untuk membuat kampas rem bersentuhan dengan piringan cakram meskipun motor masih melaju. Hal ini menyebabkan suhu sistem pengereman meningkat secara konstan karena adanya gesekan terus-menerus, yang jika dibiarkan akan memicu fenomena brake fade atau penurunan daya cengkeram rem akibat panas berlebih.

Secara teknis, posisi tangan yang benar adalah menggenggam penuh grip setang untuk kontrol total, dan baru memindahkan jari ke tuas rem saat mata mendeteksi potensi bahaya di kejauhan. Dengan mengandalkan pengamatan visual yang luas, jari tidak perlu “standby” di tuas rem setiap detik. Kedisiplinan dalam menjaga posisi tangan yang ideal akan memastikan bahwa setiap tindakan pengereman dilakukan secara terencana, terukur, dan tetap menjaga kestabilan motor hingga berhenti dengan sempurna.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Kesimpulan

Meskipun terlihat sederhana, kebiasaan menaruh jari di tuas rem bisa memiliki dampak signifikan terhadap keselamatan berkendara. Dengan memahami risiko-risiko yang muncul, pengendara dapat lebih waspada dan mengambil langkah-langkah preventif untuk menghindari kecelakaan. Pemahaman tentang teknik pengereman yang tepat serta latihan berkendara yang baik akan membantu meningkatkan keterampilan dan kepercayaan diri di jalan raya.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Harga Daihatsu Terios Bekas 2018-2019 di Pasaran, Ini Kisaran Terbarunya
Otomotif

Harga Daihatsu Terios Bekas 2018-2019 di Pasaran, Ini Kisaran Terbarunya

12 Oktober 2026 - 10:23
Distribusi Daihatsu Rocky Hybrid Tembus 662 Unit hingga September 2026
Otomotif

Distribusi Daihatsu Rocky Hybrid Tembus 662 Unit hingga September 2026

12 Oktober 2026 - 10:23
Mitsubishi Hidupkan Lagi Pajero, Kini Hadir sebagai SUV 7 Penumpang Berbasis Triton
Otomotif

Mitsubishi Hidupkan Lagi Pajero, Kini Hadir sebagai SUV 7 Penumpang Berbasis Triton

1 Oktober 2026 - 07:47
Mitsubishi Fuso hadirkan bus LWB 4,2 meter di GIIAS 2026, dukung peningkatan pariwisata Indonesia
Otomotif

Mitsubishi Fuso hadirkan bus LWB 4,2 meter di GIIAS 2026, dukung peningkatan pariwisata Indonesia

14 Agustus 2026 - 07:34
Otomotif

Isuzu TRAGA jadi salon berjalan, kendaraan niaga makin multifungsi dengan B50

2 Agustus 2026 - 00:57
Gaikindo usulkan insentif untuk semua jenis kendaraan, bukan hanya EV
Otomotif

Gaikindo usulkan insentif untuk semua jenis kendaraan, bukan hanya EV

30 Juli 2026 - 11:52
Next Post
Harga BBM Terbaru 4 Mei 2026: Pertamina, BP, dan Vivo

Harga BBM Terbaru 4 Mei 2026: Pertamina, BP, dan Vivo

Keputusan AS Kawal Kapal di Selat Hormuz, Trump Minta Iran Tidak Mengganggu: Mereka Korban

Keputusan AS Kawal Kapal di Selat Hormuz, Trump Minta Iran Tidak Mengganggu: Mereka Korban

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com