Madura United Kehilangan Poin di Kandang Setelah Kalah dari Dewa United
Pertandingan antara Madura United dan Dewa United di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (25/4/2026) sore berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan tim tamu. Meskipun Madura United sempat unggul cepat melalui gol Junior Brandao pada menit ke-7, mereka gagal mempertahankan keunggulan tersebut hingga akhir pertandingan.
Perubahan Taktik Lawan Jadi Penyebab Kekalahan
Pelatih karteker Madura United, Rakhmat Basuki, mengungkapkan bahwa perubahan taktik yang dilakukan oleh Dewa United di babak kedua menjadi faktor utama kekalahan timnya. Ia menyatakan bahwa di babak pertama, Madura United mampu mengontrol permainan lawan karena telah melakukan analisis terhadap cara bermain mereka.
Namun, di babak kedua, Dewa United melakukan pergantian pemain dan sistem permainan yang membuat Madura United kewalahan. “Mereka melakukan pergantian pemain dan sistem, dan itu membuat kami kewalahan,” ujarnya setelah pertandingan.
Meski dalam 20 menit akhir pertandingan, Madura United mencoba mengubah strategi dengan memasukkan banyak pemain bertahan, mereka kesulitan menciptakan gol tambahan. Meski mendominasi penguasaan bola, Madura United tidak mampu memperbaiki skor hingga peluit panjang dibunyikan.
Komentar Pemain dan Pelatih
Rakhmat Basuki juga menyampaikan rasa kekecewaannya atas kekalahan ini. “Sayang sekali kami harus kehilangan poin di kandang. Tapi secara keseluruhan saya memuji spirit dari semua pemain. Mereka tetap tidak mau kalah sampai peluit akhir dibunyikan,” kata pelatih asli Madura tersebut.
Sementara itu, pemain Madura United, Gio Numberi, juga menyampaikan rasa kekecewaannya. “Tentunya ini hasil yang bukan kami inginkan. Tapi semoga dari hasil ini kami bisa belajar lebih baik di pertandingan berikutnya,” ujar Gio Numberi.
Dampak Kekalahan bagi Klasemen
Kekalahan ini memutus tren kemenangan Madura United dalam dua laga terakhir. Selain itu, peluang tim untuk keluar dari zona degradasi tertunda. Saat ini, Madura United berada di peringkat 16 klasemen sementara dengan 26 poin. Mereka hanya selisih satu poin dari Persis Solo yang ada di peringkat 15.
Meski begitu, peluang Madura United untuk keluar dari jurang degradasi masih terbuka lebar. Kompetisi masih menyisakan lima pertandingan lagi, sehingga ada kesempatan untuk meningkatkan posisi di klasemen.
Jadwal Berikutnya
Laga terdekat, Madura United akan menyambangi kandang Semen Padang pada Rabu (29/4/2026) mendatang. Pertandingan ini akan menjadi ujian berat bagi tim asal Madura untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Strategi yang Harus Diperbaiki
Dari hasil pertandingan ini, Madura United perlu mengevaluasi strategi dan taktik yang digunakan, terutama di babak kedua. Perubahan taktik lawan ternyata sangat efektif dalam mengubah alur permainan, sehingga tim perlu lebih siap menghadapi situasi seperti ini.
Selain itu, penyelesaian akhir yang kurang optimal juga menjadi masalah. Meski memiliki dominasi bola, Madura United kesulitan menciptakan gol tambahan, yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk memperkuat posisi di klasemen.
Dengan waktu yang masih cukup panjang, Madura United harus segera melakukan evaluasi dan perbaikan agar dapat memperbaiki performa dan menjauhi zona degradasi. Kedepannya, pelatih dan pemain harus bekerja sama untuk meningkatkan konsistensi dan ketahanan dalam setiap pertandingan.










Discussion about this post