Timnas futsal Indonesia mengakhiri kiprahnya di Copa das Nacoes de Futsal 2026 dengan hasil pahit. Dalam laga perebutan peringkat kelima di Max Ronsenmann Arena, Sao Jose dos Pinhais, Parana, Brasil, Sabtu (17/10), skuad Garuda kalah 1-2 dari Peru dan pulang tanpa kemenangan dari tiga pertandingan.
Peru menjadi tim yang lebih efektif sejak awal. Mereka membuka skor lewat Usquiano, lalu menambah keunggulan melalui Juarez. Indonesia sempat memperkecil jarak lewat gol Yogi Saputra, tetapi peluang untuk menyamakan kedudukan tak kunjung berbuah hingga peluit akhir berbunyi.
Jalannya pertandingan memperlihatkan Indonesia mencoba merespons setelah tertinggal lebih dulu. Usquiano mencetak gol pembuka usai menyambut umpan kiper Jesus Herrera dari jarak dekat. Dalam prosesnya, ia berhasil lolos di antara penjagaan Ahmad Habiebie dan Rio Pangestu sebelum mengubah skor menjadi 1-0 untuk Peru.
Setelah kebobolan, Indonesia meningkatkan intensitas serangan. Beberapa kesempatan sempat tercipta, termasuk lewat tendangan bebas Yogi Saputra. Samuel Eko juga memperoleh peluang besar ketika mendapat bola di depan gawang yang sudah kosong, namun sepakannya hanya menghantam tiang dan gagal menjadi gol penyama.
Tekanan Indonesia belum cukup untuk membalik keadaan. Justru Peru kembali memanfaatkan momen untuk menjauh. Kiper Herrera melepaskan umpan jauh ke sisi tiang jauh, dan Juarez menyelesaikannya di depan gawang Indonesia untuk membuat skor berubah menjadi 2-0.
Indonesia baru bisa menipiskan ketertinggalan melalui Yogi Saputra. Gol itu lahir dari situasi sepak pojok yang dikirim Rizki Xavier, lalu diselesaikan Yogi menjadi 1-2. Namun, sisa waktu tidak cukup bagi Indonesia untuk mengejar hasil imbang, apalagi membalikkan keadaan.
Laga melawan Peru menjadi pertandingan ketiga sekaligus terakhir bagi tim asuhan Indonesia di turnamen ini. Sebelumnya, mereka kalah 0-3 dari Brasil pada laga pembuka, Kamis (15/10), lalu kembali tumbang 0-2 dari Tanjung Verde sehari setelahnya. Dengan hasil tersebut, Indonesia menutup Copa das Nacoes de Futsal 2026 dengan catatan tiga kekalahan beruntun.










Discussion about this post