Manchester City bersiap melawan ancaman sanksi terkait dugaan pelanggaran aturan keuangan Liga Inggris pada periode 2009-2019. Klub asal Etihad itu tidak hanya menolak putusan awal yang menyatakan mereka bersalah, tetapi juga menegaskan keyakinan bahwa banding mereka bisa membalikkan keadaan. Dalam pernyataan resmi, City menyebut memiliki rangkaian bukti yang sangat kuat untuk membuktikan posisi mereka di hadapan otoritas liga.
Langkah banding ini menjadi perhatian besar di sepak bola Inggris karena kasusnya menyangkut tuduhan serius, termasuk dugaan bahwa pendapatan klub telah dinaikkan secara tidak semestinya hingga lebih dari GBP 900 juta. Meski demikian, City tetap mempertahankan sikap bahwa mereka tidak melakukan pelanggaran. Klub juga menyatakan akan menempuh semua jalur regulasi dan hukum yang tersedia jika memang diperlukan.
Menurut laporan The Telegraph, tim hukum Manchester City menyiapkan tiga landasan utama untuk menyerang temuan komisi independen. Pertama, mereka akan mengandalkan rekening bank, dokumen pemerintah, serta bukti pembayaran dari periode terkait yang dinilai menunjukkan sumber dana berasal dari pemerintah Abu Dhabi untuk mendanai sejumlah kesepakatan. Kedua, ada dokumen yang lebih baru dari pemerintah Abu Dhabi yang disebut memperkuat keaslian catatan awal tersebut. Ketiga, City menilai ada ketidakkonsistenan mendasar dalam hasil pemeriksaan komisi.
Sumber yang sama menyebut City merasa sangat yakin karena menganggap hampir seluruh bukti yang mereka ajukan diabaikan. Klub berpendapat bukti itu justru menunjukkan pembayaran sponsor datang dari pemerintah Abu Dhabi, bukan dari skema yang dipersoalkan oleh Liga Inggris. Selain itu, City juga diperkirakan akan menyerang cara pembuktian lawan mereka, dengan menyebut liga terlalu bertumpu pada surel yang bocor dan tidak menghadirkan saksi langsung.
Sebelumnya, pihak klub sudah menyampaikan keberatan keras terhadap pendekatan panel independen. Mereka menilai ada kekeliruan besar dalam aspek hukum, prinsip, dan fakta, sehingga hasil yang keluar dianggap tidak bisa dipertanggungjawabkan. Di balik layar, menurut laporan itu, juga muncul ketidakpuasan terhadap waktu dan cara putusan Liga Inggris diumumkan.
Meski begitu, proses ini tidak akan selesai dalam waktu dekat. Banding diperkirakan memakan waktu hingga 12 minggu, dan hasil akhirnya bahkan disebut baru mungkin diketahui pada awal 2027. Kepala Independent Football Regulator, David Kogan, mengatakan banyak pihak memperkirakan sidang bisa bergulir pada pertengahan atau akhir Januari, tetapi ia menegaskan penilaian resmi belum bisa diberikan sebelum proses komisi independen benar-benar berjalan tuntas.










Discussion about this post