Joe Hart menolak keras saran Roy Keane yang meminta para pemain Manchester City membuang medali juara Liga Inggris mereka setelah klub itu dinyatakan bersalah dalam kasus 115 pelanggaran aturan Premier League. Mantan kiper City itu menegaskan dirinya tidak melihat alasan untuk memperlakukan gelar yang diraihnya sebagai sesuatu yang harus disingkirkan, meski proses banding atas putusan tersebut belum tuntas.
Hart, yang membela Manchester City dalam 348 pertandingan pada periode 2006 hingga 2018, menjadi salah satu nama besar yang ikut terseret setelah hasil penyelidikan diumumkan. Putusan itu menyatakan City melanggar regulasi liga selama sembilan tahun, dari 2009 sampai 2018. Dalam rentang tersebut, klub asal Manchester itu meraih tiga trofi Premier League, tiga Piala Liga, satu Piala FA, serta Community Shield 2012.
Menanggapi komentar Keane, Hart memilih tidak terpancing. Ia menyebut mudah bagi orang luar untuk memberi penilaian tegas, tetapi dirinya berada langsung di dalam situasi tersebut saat trofi-trofi itu diraih. Hart juga menilai pernyataan semacam itu wajar datang dari Keane, namun bukan sesuatu yang ia rasakan secara pribadi. “Ya, bagus untuknya,” ucap Hart. “Dia tidak berada dalam situasi itu, dia tidak pernah berada dalam situasi itu.”
Hart menambahkan bahwa ia tidak ingin menguraikan lebih jauh soal perkara itu sebelum seluruh proses hukum selesai. Meski begitu, ia menegaskan hasil akhir kasus ini tidak akan mengubah cara dirinya memandang masa baktinya di Manchester City maupun perjalanan kariernya. Ia bahkan mengaku sempat menolak tampil di sebuah program televisi di Amerika Serikat ketika diminta membahas kemungkinan pencabutan gelar.
Dalam pandangannya, trofi yang pernah ia angkat tetap punya nilai tersendiri karena diraih lewat kerja keras bersama rekan setim. Hart mengatakan ia bangga saat merasakan medali dikalungkan di lehernya dan tidak menganggap daftar gelar sebagai sesuatu yang mendefinisikan dirinya. Ia juga menolak gagasan bahwa ia akan bereaksi emosional dengan membuang medali atau menganggap pencatatan gelar di buku sejarah sebagai hal yang menentukan makna kariernya.
Hart juga menyinggung situasi Manchester City saat ini. Menurutnya, skuad sekarang harus tetap kompak dan fokus pada hal yang bisa mereka kendalikan di lapangan, termasuk upaya mempertahankan performa di Premier League musim ini. Ia menilai para pemain dan orang-orang di sekitar klub kini berada dalam posisi yang menuntut mereka tetap bersatu di tengah ketidakpastian kasus tersebut.
Selain Keane, Hart turut menanggapi pandangan Steven Gerrard yang sebelumnya menghubungi pemilik Manchester City setelah putusan 115 dakwaan. Hart menilai Gerrard berhak menyampaikan pendapatnya, terlebih karena legenda Liverpool itu pernah sangat dekat dengan gelar liga yang hilang pada musim 2013/14, ketika timnya finis dua poin di belakang City. Namun bagi Hart, ruang untuk berefleksi secara penuh baru akan ada setelah semua proses benar-benar selesai.








Discussion about this post