LOMBOK TENGAH — Jorge Martin kembali mengambil alih posisi teratas klasemen MotoGP 2026 setelah balapan utama di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu (11/10) siang WIB. Pergeseran itu terjadi karena Marc Marquez, yang sehari sebelumnya sempat memimpin usai memenangi sprint, hanya mampu finis keenam pada race Indonesia.
Marc datang ke Mandalika dengan modal kuat dari balapan pendek pada Sabtu (10/10) siang WIB. Kemenangan di sprint sempat mengangkat rider Ducati Lenovo itu ke puncak klasemen. Namun, hasil grand prix berbalik arah ketika ia tak mampu menembus lima besar dan tertinggal dari Jorge Martin, yang menyelesaikan lomba di posisi ketiga.
Balapan utama sendiri dikuasai Marco Bezzecchi. Pembalap Aprilia Racing itu menuntaskan 40 menit 46,582 detik dan unggul 4,260 detik atas Raul Fernandez dari Trackhouse Aprilia. Jorge Martin melengkapi podium di tempat ketiga dengan selisih 6,890 detik. Tiga besar yang seluruhnya diisi motor Aprilia menjadi sorotan tersendiri di Mandalika.
Di belakang trio terdepan, Ai Ogura finis keempat setelah duel rapat dengan Pedro Acosta yang menempati posisi kelima. Marc Marquez berada satu tingkat di belakang Acosta, disusul Alex Marquez, Fabio Di Giannantonio, Fabio Quartararo, dan Enea Bastianini yang melengkapi posisi 10 besar.
Sejumlah nama besar justru gagal menyelesaikan lomba. Francesco Bagnaia, Jack Miller, Toprak Razgatlioglu, dan Fermin Aldeguer tercatat tidak finis. Kondisi itu ikut memengaruhi peta klasemen karena para pesaing langsung Marc dan Jorge Martin memetik poin penting di tengah hasil yang tidak merata.
Setelah seri Mandalika, Jorge Martin memimpin klasemen dengan 355 poin, unggul tipis dua angka atas Marc Marquez yang mengoleksi 353 poin. Bezzecchi berada di urutan ketiga dengan 309 poin, sedangkan Ai Ogura dan Pedro Acosta saling membuntuti di posisi berikutnya. Dengan selisih yang sangat kecil di dua posisi teratas, persaingan gelar masih terbuka lebar pada seri-seri selanjutnya.
Bezzecchi mengaku puas dengan hasil yang diraih dirinya dan timnya. Ia menilai pertarungan di depan berlangsung ketat dan hasil 1-2-3 untuk Aprilia menjadi bukti kerja keras mereka. “Saya sangat bahagia,” ujarnya seusai balapan.










Discussion about this post