Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) memulai proses disipliner terhadap Cristiano Ronaldo setelah penyerang berusia 41 tahun itu meninggalkan pemusatan latihan tim nasional. Keputusan tersebut muncul usai Portugal menaklukkan Norwegia 2-1 di ajang Nations League, lalu Ronaldo tidak melanjutkan kebersamaan bersama skuad di Kopenhagen sebelum laga berikutnya melawan Denmark.
FPF menyampaikan pada Sabtu, 10 Oktober, bahwa langkah disipliner itu resmi dibuka. Dalam pernyataannya, federasi menyebut tindakan tersebut berkaitan dengan keputusan yang diambil pada 9 Oktober 2026. Status sanksi yang dijatuhkan disebut bersifat sementara, sembari federasi menelaah rangkaian peristiwa yang melibatkan kapten timnas Portugal tersebut.
Masalah ini tidak berdiri sendiri. Ronaldo sebelumnya sudah mengaku siap menerima konsekuensi atas tindakannya dan memahami bahwa federasi berhak memberikan hukuman sesuai aturan yang berlaku. Ia juga sempat menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukung Portugal pada Selasa, 6 Oktober, meski pada saat yang sama ia melontarkan keberatan terhadap pelatih Jorge Jesus.
Pusat persoalan bermula dari perbedaan pandangan soal rencana tampil di jeda internasional. Ronaldo mengatakan dirinya telah sepakat dengan pelatih untuk tidak dimainkan dalam duel melawan Norwegia dan Denmark demi menjaga kebugaran. Namun, menurut versi Ronaldo, skema itu berubah pada hari pertandingan melawan Norwegia. Ia menyebut Jesus memberitahunya bahwa ia akan turun selama 30 menit.
Ronaldo kemudian melakukan pemanasan sejak awal babak kedua, tetapi tak kunjung dipanggil masuk ke lapangan. Dalam penjelasannya, ia mengatakan bahwa dirinya terus menunggu dari menit ke menit sebelum akhirnya tidak dimainkan sama sekali. Situasi itu, menurut Ronaldo, membuatnya merasa janji yang sudah dibicarakan sebelumnya tidak ditepati. Kekecewaan tersebut kemudian menjadi salah satu alasan ia meninggalkan kamp latihan Portugal di Kopenhagen.
Setelah meninggalkan tim nasional, Ronaldo menuliskan penjelasan panjang melalui akun Instagram miliknya. Ia meminta Jesus mengakui kesalahan karena telah memintanya bersiap bermain, namun tidak memberinya kesempatan saat melawan Norwegia. Hingga kini, Jesus belum memberikan tanggapan atas pernyataan tersebut. Sementara itu, Portugal masih memiliki agenda Nations League pada November dengan menghadapi Denmark dan Wales, meski belum jelas apakah proses disipliner ini akan memengaruhi keterlibatan Ronaldo.
Usai berpisah sementara dengan timnas, Ronaldo kembali ke klubnya, Al Nassr, di Arab Saudi. Ia langsung memberi kontribusi dengan mencetak gol saat Al Nassr menang 3-0 atas Al Diriyah pada Sabtu, 10 Oktober.










Discussion about this post