Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) berencana duduk bersama pelatih Kim Sang-sik dalam waktu dekat untuk meninjau ulang komposisi pemain naturalisasi di tim nasional. Saran itu muncul setelah Vietnam menuntaskan FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil mengecewakan, termasuk finis di posisi keempat dan kalah 0-1 dari Malaysia pada laga perebutan tempat ketiga di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada sore 5 Oktober.
Seorang pejabat VFF menyampaikan kepada harian Dan Tri bahwa pembahasan lanjutan dengan Kim akan difokuskan pada daftar pemain yang dipanggil untuk turnamen berikutnya. Ia menilai laga-laga terakhir bisa menjadi bahan evaluasi, karena skuad yang diturunkan pada ajang tersebut memang dipakai untuk mencoba sejumlah opsi baru. Dalam periode itu, Vietnam banyak memberi kesempatan kepada pemain naturalisasi dan pesepak bola asal Vietnam yang berkarier di luar negeri.
Menurut pejabat tersebut, situasi di turnamen terbaru juga tidak mudah bagi tim nasional. FIFA ASEAN Cup 2026 beririsan dengan Asian Games ke-20, sehingga penyusunan skuad terbaik dinilai bakal sulit dilakukan. Tim senior disebut harus berbagi sumber daya dengan tim U-23 Vietnam selama agenda multiajang itu, sehingga ruang bagi pelatih untuk meramu komposisi ideal menjadi terbatas.
Hasil di Jakarta mempertegas bahwa eksperimen itu belum menghasilkan jawaban yang diharapkan. Kekalahan dari Malaysia menjadi yang pertama bagi Vietnam atas Harimau Malaya dalam pertandingan resmi internasional selama 12 tahun. Terakhir kali Vietnam takluk dari Malaysia terjadi pada leg kedua semifinal Piala AFF 2014 di Stadion My Dinh, Hanoi.
Dalam FIFA ASEAN Cup 2026, Vietnam menurunkan daftar pemain naturalisasi yang sangat banyak, termasuk kiper Le Giang Patrik, bek Nguyen Adou Leygley Minh dan Cao Pendant Quang Vinh, gelandang Nguyen Tai Loc, Do Hoang Hen, dan Ngo Dang Khoa, serta penyerang Nguyen Xuan Son dan Williams Minh Hoang. Jumlah pemain naturalisasi yang tampil bersamaan itu disebut sebagai yang terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Vietnam.
Namun, performa mereka dinilai belum merata. Kecuali Le Giang Patrik, para pemain naturalisasi lain dianggap belum memenuhi harapan. Karena itu, muncul dugaan bahwa dalam pemusatan latihan berikutnya sejumlah nama naturalisasi maupun pemain abroad akan kesulitan mendapat tempat. Timnas Vietnam kini mengalihkan perhatian ke agenda berikutnya, yakni putaran final Piala Asia 2027 di Arab Saudi pada 7 Januari sampai 5 Februari 2027, dengan lawan satu grup Korea Selatan, Uni Emirat Arab, dan Yaman. VFF juga menyebut tim nasional kemungkinan akan menjalani pemusatan latihan pada November saat FIFA Matchday dan memainkan laga uji coba sebelum menyiapkan langkah menuju Piala Asia.
Jauh sebelum keputusan evaluasi ini mencuat, VFF sudah berkali-kali menegaskan bahwa naturalisasi bukan fondasi utama pembangunan sepak bola Vietnam. Menurut federasi, dasar pengembangan tetap bertumpu pada pembinaan pemain muda dan penguatan liga domestik.










Discussion about this post