Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tengah merancang turnamen baru bernama AFC Nations League yang berpotensi mengubah peta persaingan sepak bola di Asia. Kompetisi ini disebut tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar, tetapi juga bisa terhubung langsung dengan tiket ke Piala Dunia dan Piala Asia. Jika rencana tersebut berjalan, hasil di level regional akan punya dampak yang jauh lebih besar bagi tiap negara anggota AFC, termasuk Indonesia.
Mengutip laporan ESPN, AFC Nations League direncanakan mulai dimainkan setelah Piala Dunia 2030. Seluruh 47 anggota AFC akan dibagi ke dalam tiga kelompok: Tier 1 sebanyak 18 negara, Tier 2 juga 18 negara, dan Tier 3 berisi 11 negara. Sistem promosi dan degradasi akan diterapkan antarkasta, sehingga posisi setiap tim bisa naik atau turun dari satu edisi ke edisi berikutnya.
Bagian yang paling mencolok ada pada jalur menuju Piala Dunia 2034. Tim-tim di Tier 1 akan menjalani format liga penuh dengan 12 pertandingan, terdiri atas enam laga kandang dan enam laga tandang. Dari persaingan itu, enam tim teratas akan langsung lolos ke putaran final Piala Dunia 2034. Adapun peringkat ketujuh sampai kesepuluh harus melewati playoff demi memperebutkan dua tiket tambahan.
Masih ada peluang lain bagi tim yang gagal di fase tersebut. Negara yang menempati posisi ketiga dalam jalur playoff itu tetap berkesempatan melangkah ke playoff antarkonfederasi. Dengan skema seperti ini, AFC tampak ingin membuat setiap pertandingan di Tier 1 memiliki bobot tinggi, karena hasil satu laga bisa memengaruhi nasib menuju turnamen terbesar sepak bola dunia.
Untuk Piala Asia, usulan formatnya juga berbeda dari sistem kualifikasi yang selama ini digunakan. Sebanyak 18 tim dari Tier 1 dan enam tim terbaik dari Tier 2 akan otomatis mendapat tempat di putaran final. Di sisi lain, AFC Nations League juga menyiapkan fase penentuan juara. Delapan tim terbaik dari Tier 1 akan masuk ke perempat final lalu bersaing sampai final untuk memperebutkan trofi kompetisi.
Rencana ini masih berupa desain awal, tetapi AFC disebut sudah menyiapkan kompetisi percontohan pada musim 2028/29. Jika berjalan sesuai jadwal, edisi resmi pertama AFC Nations League akan dimulai pada musim 2030/31. Bagi Indonesia, skema pembagian kasta menjadi sangat penting karena penentuan Tier 1 kemungkinan besar akan bergantung pada ranking. Saat ini, Indonesia disebut berada di urutan ke-21 Asia, sementara batas terakhir Tier 1 ditempati Tajikistan yang berada di peringkat 101 FIFA. Artinya, masih ada ruang bagi Timnas Indonesia untuk memperbaiki posisi sebelum format baru itu diterapkan. PSSI pun dituntut menyiapkan langkah yang lebih terarah agar Skuad Garuda bisa menembus 18 besar Asia dan membuka jalan lebih lebar menuju Piala Dunia 2034.










Discussion about this post