Pemain naturalisasi timnas Malaysia, Bergson da Silva, menegaskan dirinya tidak pernah membayangkan akan tampil di Liga Indonesia. Penyerang berusia 35 tahun itu bahkan menyebut lebih nyaman melanjutkan karier di Malaysia, negara yang sudah ia tinggali selama lima hingga enam tahun terakhir saat membela Johor Darul Takzim sebelum resmi memperkuat Harimau Malaya.
Dalam wawancara bersama PSSI TV, Bergson menjelaskan bahwa kebersamaannya dengan sepak bola Malaysia berjalan cepat dan alami. Karena itu, ia menilai kemungkinan bermain di Indonesia bukan sesuatu yang pernah masuk dalam rencananya. “Tidak. Tidak. Saya tidak pernah membayangkan itu (bermain di Liga Indonesia),” ujarnya. Ia menambahkan, “Jadi saya tidak pernah membayangkan itu karena saya senang berada di Malaysia.”
Perjalanan Bergson menuju timnas Malaysia memang berangkat dari aturan naturalisasi yang mensyaratkan tinggal minimal lima tahun berturut-turut di negara tersebut. Selama periode itu, ia menjadi bagian penting Johor Darul Takzim dan dikenal sebagai salah satu mesin gol klub tersebut. Setelah memenuhi syarat, ia pun mendapat kesempatan mengenakan seragam timnas Malaysia dan kini menghadapi tantangan baru di level internasional.
Debut Bergson bersama Harimau Malaya langsung memberi dampak. Ia tampil sebagai pencetak gol terbanyak Malaysia pada FIFA ASEAN Cup 2026 dengan torehan empat gol. Catatan itu hanya kalah dari striker timnas Indonesia, Mitchell Baker, yang sementara ini berada di atasnya dalam daftar pencetak gol turnamen. Performa tersebut membuat namanya kembali disorot di tengah persaingan ketat antarnegara Asia Tenggara.
Di luar kontribusinya di lapangan, Bergson juga menarik perhatian karena komentarnya di media sosial setelah laga Malaysia kontra Singapura. Ia sempat menanggapi unggahan TNT Brasil terkait pertandingan timnas Indonesia melawan Bangladesh dan mempertanyakan keputusan wasit keempat yang mengubah tambahan waktu dari dua menit menjadi tujuh menit. Menurut Bergson, perubahan itu terjadi tiba-tiba dan berujung pada dua gol terakhir yang tercipta dalam waktu singkat.
Masih ada satu pertandingan tersisa bagi Bergson bersama Malaysia, yakni duel melawan Vietnam pada perebutan tempat ketiga FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (5/10/2026). Namun, Malaysia tidak akan tampil dengan kekuatan penuh. Kapten Dion Cools harus meninggalkan tim karena urusan keluarga, sementara winger Faisal Halim absen akibat cedera. Pelatih Tan Cheng Hoe mengatakan pihaknya menghormati keputusan Cools dan berharap pemain lain siap menghadapi Vietnam.










Discussion about this post