GS Caltex Seoul KIXX Mendekati Gelar Juara Liga Voli Korea 2025-2026
Tim bola voli putri, GS Caltex Seoul KIXX, semakin dekat untuk meraih gelar juara Liga Voli Korea 2025-2026. Performa luar biasa yang ditunjukkan oleh tim ini dalam babak playoff membuat mereka tidak terbendung dan belum sekali pun menelan kekalahan.
Dalam perjalanan menuju pertandingan kejuaraan, GS Caltex harus melakoni tiga pertandingan melawan dua tim berbeda. Mereka berhasil mengalahkan Incheon Heungkuk Life Pink Spiders pada perempat final playoff dalam satu pertandingan. Selanjutnya, GS Caltex mengandaskan Suwon Hyundai E&C Hillstate pada babak semifinal playoff dalam dua kali pertemuan.
Kini, perjuangan mereka hampir mencapai akhir setelah sukses memenangkan dua pertandingan awal babak final melawan Gimcheon Korea Expressway Hi-Pass. Meskipun Hi-Pass sebagai tim yang keluar sebagai juara fase reguler justru tak berdaya dalam dua pertandingan yang berlangsung di kandang mereka sendiri.
GS Caltex meraih kemenangan kedua atas Hi-Pass dengan skor (25-15, 14-25, 20-25, 25-22, 15-7) pada laga yang digelar Jumat (3/4/2026). Hasil tersebut membuat GS Caltex hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengangkat trofi Liga Voli Korea.
Gyselle Silva Tampil Impresif
Opposite asing asal Kuba, Gyselle Silva, tampil impresif dengan mencatatkan 35 poin lewat tingkat keberhasilan serangan sebesar 47,69 persen. Kesetiaan Gyselle Silva yang bertahan bersama GS Caltex sedikit lagi hampir berbuah manis pada musim ketiganya secara berturut-turut di Liga Voli Korea.
Silva telah menjadi spiker paling berbahaya dan juga pencetak poin terbanyak yang pernah bersaing dengan opposite Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi. Performa yang ditunjukkan oleh Silva selama tiga musim beruntun membuatnya menjadi andalan utama tim.
Pelatih GS Caltex Mengapresiasi Semangat Tim
Pelatih GS Caltex, Lee Young-taek, merupakan orang yang pernah menakhodai tim bola voli putra Indonesia, Palembang Bank Sumsel Babel, pada Proliga 2023. Ia menyampaikan apresiasinya terhadap semangat juang para pemain.
“Terlepas dari performa, saya ingin berbicara tentang semangat juang para pemain,” ujar Lee, dilansir dari Mydaily. “Baik mereka masuk sebagai pemain inti maupun pemain pengganti, semua orang memberikan yang terbaik.”
“Saya pikir semangat kolektif itulah yang memungkinkan kami untuk menang,” tambahnya.
Lee Young-taek juga memuji Gyselle Silva yang sudah menjadi andalan tim selama tiga musim beruntun. “Saya bisa melihat Silva kesulitan secara fisik. Namun, Silva adalah seseorang yang memberikan yang terbaik saat dibutuhkan. Dia memang andalan tim,” kata Lee.
Laga Penentuan di Jangchung Arena
GS Caltex akan melakoni laga penentuan di kandang mereka sendiri di Jangchung Arena, Seoul pada Minggu (5/4/2026). Mereka di ambang juara setelah dalam tiga musim sebelumnya selalu gagal lolos ke babak playoff. GS Caltex bahkan selalu di bawah Daejeon JungKwanJang Red Sparks pada musim 2023-2024, 2024-2025.
“Pertandingan ketiga akan digelar pada siang hari. Waktunya memang cukup mepet,” kata Lee. “Saya rasa tim Korea Expressway Corporation juga akan kesulitan. Pemain Silva pun pasti tidak ingin beristirahat sehari.”
“Kami akan berjuang sekuat tenaga di pertandingan ketiga,” ujarnya dengan penuh tekad.










Discussion about this post