Prestasi Luar Biasa Muhammad Hafizh Kausar di Kejuaraan Nasional Akuatik Indonesia 2026
Muhammad Hafizh Kausar, seorang atlet renang berusia 13 tahun, berhasil mencuri perhatian setelah menorehkan prestasi luar biasa dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Akuatik Indonesia 2026. Dalam kompetisi tersebut, Hafizh mampu membawa pulang 8 medali, yang terdiri dari 6 emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Selain itu, ia juga dinobatkan sebagai Perenang Terbaik, sebuah penghargaan yang menjadi titik balik penting dalam kariernya.
Hafizh, siswa SMP Islam Az Zahra Bandar Lampung, telah menunjukkan kemampuan luar biasa baik di bidang akademik maupun non-akademik. Ia tidak hanya mengikuti kompetisi renang, tetapi juga aktif dalam berbagai lomba matematika dan sains. Prestasi ini menunjukkan dedikasi dan kerja keras yang luar biasa dari seorang anak muda yang masih sangat muda.
Bangkit Setelah Gagal di Kejurnas Pertama
Prestasi yang diraih Hafizh pada Kejurnas 2026 terasa semakin istimewa karena sebelumnya ia pernah mengikuti kejurnas yang sama namun belum berhasil meraih medali. Namun, kegagalan itu justru menjadi motivasi baginya untuk berlatih lebih keras dan meningkatkan kemampuannya.
“Tahun lalu saya belum bisa membawa medali untuk Lampung. Jadi sekarang rasanya senang sekali akhirnya bisa juara,” ujar Hafizh dengan penuh rasa bangga.
Perjuangan Menuju Juara
Perjalanan Hafizh menuju podium juara bukanlah hal mudah. Sebagai pelajar, ia harus membagi waktu antara sekolah, latihan renang, hingga mengikuti Olimpiade Matematika. Setiap hari, Hafizh sudah memulai latihan renang sejak pukul 05.00 WIB sebelum berangkat sekolah.
“Habis latihan langsung ke sekolah. Kadang ngantuk karena dari subuh sudah berenang, tapi saya berusaha tetap fokus dan mengikuti pelajaran dengan baik,” kata Hafizh.
Latihan Singkat, Hasil Maksimal
Menariknya, persiapan Hafizh menuju Kejurnas terbilang cukup singkat. Ia hanya memiliki waktu latihan sekitar tiga hingga lima minggu karena jadwal latihan sempat terpotong bulan puasa. Meski begitu, latihan yang dijalani sangat intens. Selain latihan renang di klub Raflesia, ia juga menjalani latihan fisik yang menguras tenaga.
“Sangat capek, tapi saya jalani dua-duanya dengan serius,” katanya.
Tantangan di Nomor Sprint
Nomor sprint seperti 50 meter gaya bebas dan 50 meter gaya punggung menjadi tantangan tersulit bagi Hafizh. Menurutnya, selisih waktu sangat tipis, hanya 0,03 atau 0,08 detik dari lawan-lawannya.
“Di nomor sprint itu cuma beda 0,03 atau 0,08 detik dari lawan saya. Jadi paling deg-degan,” ungkapnya.
Bagi Hafizh, lawan terberat bukan hanya atlet lain, melainkan dirinya sendiri dan kecepatannya meraih waktu tercepat.
“Semua lawan berat. Tapi lawan terberat saya sebenarnya diri saya sendiri dan waktu,” tuturnya.
Mulai Renang Sejak Usia 4 Tahun
Perjalanan Hafizh di dunia renang dimulai sejak usia 4 tahun. Awalnya ia dilatih langsung oleh sang ayah, kemudian mengikuti jejak kakaknya yang juga seorang atlet. Saat mengikuti lomba pertamanya, Hafizh mengaku sempat ketakutan hingga tidak berani turun ke kolam.
“Waktu lomba pertama saya takut banget, sampai nge-freeze lihat peserta lain lompat ke kolam,” kenangnya sambil tertawa.
Namun perlahan rasa takut itu berubah menjadi semangat. Pada lomba berikutnya di Gubernur Cup, Hafizh berhasil meraih gelar perenang terbaik dan membawa pulang tiga medali emas.
Prestasi di Bidang Akademik
Selain bersinar di kolam renang, Hafizh juga aktif mengikuti kompetisi akademik, khususnya bidang matematika. Ia mengaku menyukai matematika karena merasa tertantang untuk memecahkan soal-soal sulit.
“Seru aja mecah-mecahin soal. Saya suka coba-coba ikut olimpiade matematika,” ujarnya.
Di bidang akademik, Hafizh berhasil meraih medali perunggu pada ajang Big Bay Cup Heat Round 2025 serta mendapat medali perunggu pada SEAMO (South East Asian Math Olympiad).
Deretan Prestasi Lengkap
Beberapa prestasi yang diraih Hafizh sepanjang 2025 hingga 2026 antara lain:
- Perenang terbaik dengan 11 medali emas pada BABINSA CUP RADIN INTAN 21 Bandar Lampung (19–21 Desember 2025)
- 3 medali emas pada Pekan Olahraga Kota Bandar Lampung (27–28 Desember 2025)
- Perenang terbaik dengan 11 medali emas pada Invitasi Renang Lampung (6–8 Februari 2026)
- Perenang terbaik dengan 8 medali emas pada Kejuaraan Daerah Provinsi Lampung (11–12 April 2026)
- Perenang terbaik dengan 7 emas dan 1 perak pada Lampung Student Olympiad (9–10 Mei 2026)
- Medali emas Marines Aquathlon Pangkormar Cup 2025 kategori Kids A di Pantai Clakra Lampung (29 November 2025)
Dukungan dan dukungan sekolah serta orang tua yang luar biasa terhadap segala kebutuhan latihan, lomba, serta kejuaraan membuat Hafizh semakin semangat untuk meraih mimpinya.










Discussion about this post