Aktris Raline Rahmat Shah resmi melepas jabatannya sebagai Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital. Pengunduran diri itu berlaku sejak Selasa, 13 Oktober 2026, setelah ia mempertimbangkan sejumlah komitmen pribadi dan pekerjaan yang semakin padat, termasuk rencana melanjutkan karier di dunia seni peran dan industri hiburan internasional.
Kabar tersebut menandai berakhirnya masa tugas Raline di kementerian yang dipimpin Meutya Hafid. Ia sebelumnya dilantik pada 13 Januari 2025 dan sejak itu terlibat dalam berbagai agenda yang berkaitan dengan penguatan jejaring kerja sama internasional serta perluasan literasi digital di masyarakat.
Selama bertugas, Raline dikenal aktif mendorong program yang berkaitan dengan edukasi digital, pemahaman penggunaan internet yang aman, dan perlindungan anak di ruang digital. Sejumlah inisiatif yang ia kawal juga sejalan dengan penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak, atau PP TUNAS.
Keputusan mundur itu disampaikan setelah Raline menilai tanggung jawab di luar pemerintahan kian bertambah. Dengan aktivitas profesional yang terus berkembang, ia memilih kembali memusatkan perhatian pada bidang yang selama ini membesarkan namanya, yakni seni peran dan hiburan. Meski demikian, ia tetap menyatakan siap membantu masa transisi agar pekerjaan yang sedang berjalan tidak terhenti.
Menanggapi langkah tersebut, Meutya Hafid menyatakan kementeriannya menghormati pilihan Raline untuk kembali fokus pada jalur profesionalnya di dunia seni. Meutya juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan selama Raline berada di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital.
Kementerian memastikan pengunduran diri itu efektif pada hari yang sama dengan pengumuman. Sementara itu, Raline masih akan mendukung penyelesaian sejumlah program kemitraan dan edukasi digital yang belum tuntas, sebagai bagian dari proses serah terima tugas di kementerian.








Discussion about this post