Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan mengumpulkan para menteri hingga wakil menteri Kabinet Merah Putih di Istana Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (16/10) malam. Informasi tersebut dibenarkan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto saat dimintai konfirmasi.
Bima menyatakan singkat bahwa kabar itu memang benar. Ia menegaskan, agenda semacam ini bukanlah sesuatu yang luar biasa karena pertemuan kabinet merupakan bagian dari kegiatan yang lazim dilakukan pemerintah.
Menurut Bima, yang membedakan pertemuan kali ini hanya tempat pelaksanaannya. Biasanya, rapat atau pertemuan serupa digelar di Jakarta atau lokasi lain yang disesuaikan dengan agenda Presiden dan para pejabat terkait.
Dengan demikian, pertemuan di Bogor pada malam hari ini dipandang sebagai bagian dari ritme kerja kabinet, bukan sebagai agenda yang menandakan hal khusus. Namun, hingga informasi ini disampaikan, belum ada keterangan resmi mengenai topik pembahasan yang akan dibicarakan dalam pertemuan tersebut.
Istana Bogor sendiri kerap menjadi salah satu lokasi kegiatan kenegaraan Presiden selain Istana Merdeka di Jakarta. Penggunaan tempat tersebut untuk agenda kabinet menunjukkan bahwa koordinasi pemerintahan dapat dilakukan di luar ibu kota, selama para pejabat terkait dapat hadir sesuai undangan Presiden.
Sejauh ini, konfirmasi yang tersedia baru datang dari Bima Arya. Pemerintah belum merinci daftar lengkap pejabat yang dipanggil maupun apakah pertemuan itu akan menghasilkan keputusan tertentu.








Discussion about this post