Vicky Prasetyo menyampaikan penyesalan setelah laga tinju melawan Dede Sunandar di GOR Kota Jambi, Sabtu (3/10), berujung insiden yang membuat lawannya terjatuh dan diduga tak sadarkan diri. Pertandingan yang digelar sebagai bagian dari ajang sportstainment itu semula ditujukan sebagai tontonan hiburan, tetapi berubah menjadi perhatian publik karena kondisi Dede setelah menerima pukulan keras.
Dalam rekaman yang beredar, Dede tampak tersungkur usai terkena hantaman dari Vicky. Ia tidak segera berdiri lagi dari atas ring, sehingga suasana di lokasi mendadak tegang. Orang-orang di sekitar arena lalu bereaksi untuk memperhatikan kondisi Dede yang saat itu disebut pingsan setelah pukulan tersebut.
Melihat rekan sesama pesohor itu jatuh, Vicky menghampiri Dede. Di video yang tersebar luas, Vicky juga terlihat emosional dan menangis karena menyesali pukulan yang telah ia lepaskan. Momen itu kemudian memicu sorotan besar di media sosial, lantaran laga yang diharapkan berlangsung ringan justru memunculkan kekhawatiran soal keselamatan salah satu peserta.
Melalui akun Instagram pribadinya, Vicky kemudian memberikan penjelasan. Ia menegaskan bahwa pertandingan tersebut sejak awal dijalankan dengan semangat sportif. Dalam pernyataannya, ia menulis, “Kami hanya ingin memberikan pertarungan yang terbaik 2 vs 1 dan semua bertarung sportif …. Mohon doanya, semoga Dede sehat kembali. Mohon maaf atas semuanya respect,”.
Selain menyampaikan penyesalan, Vicky juga mengajak masyarakat ikut mendoakan agar Dede segera pulih. Permintaan maaf itu menjadi respons resmi pertamanya setelah insiden di ring menuai perhatian luas. Hingga saat ini, ia belum menjelaskan lebih jauh kondisi kesehatan Dede secara detail.
Belum ada keterangan resmi yang memaparkan diagnosis maupun tingkat cedera yang dialami Dede Sunandar. Informasi yang tersedia baru sebatas dugaan bahwa ia sempat tak sadarkan diri setelah menerima pukulan dalam pertandingan tersebut. Situasi ini membuat publik menunggu penjelasan lanjutan dari pihak terkait mengenai kondisi terbaru Dede.










Discussion about this post