Artis Davina Karamoy bersama ibunya masih menggantungkan harapan untuk berangkat haji ke Tanah Suci meski rencana itu tersendat setelah Hanania Travel tersangkut perkara hukum. Keduanya sudah menyerahkan uang muka untuk program Haji Plus, dan hingga kini pihak Davina memilih menunggu apakah ada jalan keluar agar dana tersebut tetap bisa dipakai untuk keberangkatan.
Kuasa hukum Davina, Yulius Irawansyah, menjelaskan bahwa pembayaran dilakukan untuk dua orang sekaligus, yakni Davina dan sang ibu. Skema yang ditawarkan agen perjalanan itu berada di program Haji Plus dengan biaya USD 17.000 per orang. Dari jumlah tersebut, keluarga Davina telah membayar DP USD 10.000 sebagai tanda jadi.
Yulius menegaskan angka itu bukan berarti masing-masing orang membayar USD 10 ribu. Menurut dia, total uang muka yang sudah disetor adalah USD 10 ribu untuk keberangkatan dua calon jemaah tersebut. Penjelasan itu disampaikan saat Davina menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada Selasa, 29 September.
Meski situasi hukum Hanania Travel membuat jadwal keberangkatan belum jelas, pihak Davina belum mengambil langkah hukum untuk menuntut kerugian. Mereka masih membuka kemungkinan penyelesaian dari pihak travel, termasuk opsi pengalihan ke penyelenggara perjalanan lain agar ibadah haji tetap bisa terlaksana.
“Kita belum melaporkan kerugian. Kita masih berharap Hanania bisa bertanggung jawab, mungkin dengan mengalihkan ke perjalanan lain,” ujar Yulius. Ia menambahkan, harapan itu muncul karena program Haji Plus memang memiliki masa tunggu, sehingga pembayaran kerap dilakukan jauh sebelum calon jemaah memperoleh jadwal berangkat.
Atas dasar itu, pihak Davina belum menutup pintu untuk menunggu perkembangan kasus Hanania Travel. Mereka berharap ada mekanisme yang memungkinkan setoran yang sudah masuk tidak hilang begitu saja, melainkan dialihkan ke travel lain yang bisa memproses keberangkatan. “Dengan posisi hukum Hanania yang saat ini sedang berjalan, kita masih berharap dialihkan ke travel lain untuk keberangkatannya,” kata Yulius.
Yulius juga memastikan keluarga Davina menyimpan bukti pembayaran yang diberikan kepada Hanania Travel. Dokumen itu menjadi pegangan jika nantinya diperlukan untuk pembuktian atau penyelesaian lebih lanjut. Hingga saat ini, rencana haji Davina dan ibunya masih menunggu kepastian dari perkembangan kasus yang menimpa pihak penyelenggara perjalanan tersebut.
Sumber: www.jawapos.com










Discussion about this post