Warga Kediri Serahkan Trenggiling ke BKSDA Setelah Dapat Tawaran
Seorang warga Kediri, Bintang Pramudya Wahyu, menunjukkan sikap peduli terhadap satwa liar dengan menyerahkan seekor trenggiling yang ditemukan di perbatasan Kecamatan Papar kepada petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Kejadian ini berawal saat Bintang menemukan satwa tersebut di rumahnya di Desa/Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, pada Kamis (30/4/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIB.
Bintang mengamankan trenggiling tersebut untuk mencegah penyalahgunaan oleh pihak lain. Ia mengaku sempat mendapat berbagai tawaran dari orang-orang yang ingin memanfaatkan satwa tersebut, baik untuk dikonsumsi maupun dijual. Namun, ia menolak semua tawaran tersebut dan justru memutuskan untuk menghubungi BKSDA Kediri agar satwa tersebut mendapatkan penanganan yang tepat.
Proses Evakuasi Cepat Dilakukan
Laporan tersebut diterima oleh petugas BKSDA sekitar Jumat siang usai salat Jumat. Tim kemudian langsung bertindak cepat dengan melakukan evakuasi. Proses evakuasi dilakukan sekitar pukul 13.50 WIB, dan trenggiling tersebut dibawa untuk dilepasliarkan ke habitat alaminya.
Menurut David Fatchurohman, Kepala Resor Konservasi Wilayah 01 BKSDA Kediri, kondisi trenggiling saat ditemukan dalam keadaan sehat dan sudah dewasa. Ukuran trenggiling tersebut diperkirakan mencapai hampir satu meter.
Pelepasliaran untuk Menjaga Keseimbangan Ekosistem
Setelah dievakuasi, trenggiling tersebut dilepasliarkan ke kawasan konservasi yang berada dalam pengawasan BKSDA. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kelangsungan hidup satwa tersebut. Selain itu, pelepasliaran juga menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem di alam liar.
David menegaskan bahwa satwa liar, terutama yang dilindungi, sebaiknya tidak dipelihara, diperjualbelikan, atau dikonsumsi. “Satwa liar sebaiknya tetap berada di habitatnya karena memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem,” tegasnya.
Ajakan untuk Melapor Jika Menemukan Satwa Dilindungi
Bintang berharap kejadian ini bisa menjadi edukasi bagi masyarakat agar tidak ragu melapor jika menemukan satwa dilindungi. Ia menekankan, “Bagi siapapun yang menemukan hewan dilindungi, tolong serahkan ke petugas BKSDA, jangan takut untuk melapor.”
Pihak BKSDA Kediri juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap perlindungan satwa liar serta segera melaporkan jika menemukan kejadian serupa. Tujuannya adalah untuk menjaga kelestarian alam di wilayah Kediri dan sekitarnya.
Peran Masyarakat dalam Perlindungan Satwa Liar
Kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan perlindungan satwa liar. Dengan adanya kesadaran dan inisiatif dari warga seperti Bintang, langkah-langkah yang dilakukan BKSDA akan lebih efektif dalam menjaga keanekaragaman hayati.
Dalam hal ini, setiap individu memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa satwa-satwa yang dilindungi dapat hidup secara alami dan aman di habitatnya. Dengan demikian, kehidupan ekosistem akan tetap seimbang dan alam akan tetap terjaga.










Discussion about this post