Keterlibatan Siswa dalam Aksi Lingkungan di Ranu Grati
Siswa SMP Negeri 1 Grati terlibat langsung dalam aksi lingkungan yang dilakukan di Ranu Grati. Kegiatan ini berupa penuangan eco enzyme bersama anggota DPRD dan relawan. Edukasi yang diberikan tidak hanya berbasis teori, tetapi juga praktik langsung.
Ranu Grati dinilai sebagai aset alam penting yang harus dijaga bersama. Guru berharap kegiatan serupa bisa terus dilakukan secara berkelanjutan.
Upaya menumbuhkan kepedulian lingkungan di kalangan generasi muda terus digencarkan. Salah satunya melalui kegiatan penuangan eco enzyme di Ranu Grati yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan M Zaini bersama puluhan siswa SMP Negeri 1 Grati dan Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE) Pasuruan.
Para siswa mengikuti kegiatan dengan antusias. Mereka bergantian menuangkan eco enzyme ke perairan sebagai bagian upaya menjaga kualitas air dan keseimbangan ekosistem.
M Zaini menegaskan bahwa keterlibatan pelajar dalam kegiatan lingkungan seperti ini harus dilakukan secara nyata, bukan hanya sebatas teori di ruang kelas. Menurutnya, pengalaman langsung akan lebih membekas dan membentuk kebiasaan baik sejak dini.
“Edukasi lingkungan itu harus dirasakan langsung. Kalau anak-anak sudah terlibat, mereka akan punya rasa memiliki dan tanggung jawab untuk menjaga,” ujarnya, Senin (27/4/2026) siang.
Ia juga menekankan bahwa Ranu Grati merupakan salah satu aset alam penting di Kabupaten Pasuruan yang harus dijaga bersama. Upaya kecil seperti penuangan eco enzyme menjadi bagian dari gerakan kolektif merawat lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, Zaini turut mendampingi siswa hingga ke tengah danau untuk melakukan penuangan secara simbolis. Momen ini menjadi pengalaman baru bagi para pelajar, sekaligus bentuk keterlibatan langsung dalam aksi pelestarian alam.
Sementara itu, Febrian, guru pendamping SMP Negeri 1 Grati, menyebut kegiatan ini sebagai pembelajaran yang tidak tergantikan di dalam kelas. “Ini pengalaman pertama bagi siswa. Mereka belajar menjaga ekosistem danau. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” katanya.
Manfaat Edukasi Lingkungan Berbasis Praktik
Edukasi lingkungan yang berbasis praktik memberikan dampak yang lebih besar dibandingkan hanya teori di kelas. Dengan menghadirkan siswa langsung di lokasi aksi, mereka dapat memahami pentingnya menjaga lingkungan secara lebih mendalam.
Keterlibatan siswa dalam kegiatan seperti ini juga membantu meningkatkan kesadaran mereka tentang keberlanjutan. Mereka belajar bahwa setiap tindakan kecil, seperti penuangan eco enzyme, dapat berdampak positif pada lingkungan sekitar.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun rasa tanggung jawab dan kepemilikan terhadap lingkungan. Siswa yang terlibat langsung cenderung lebih peduli dan aktif dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Peran Pemerintah dan Relawan dalam Pelestarian Lingkungan
Pemerintah daerah, seperti DPRD Kabupaten Pasuruan, berperan penting dalam menginisiasi kegiatan lingkungan. Dengan melibatkan siswa dan relawan, program ini dapat menciptakan kesadaran yang luas dan berkelanjutan.
Relawan seperti RDEE Pasuruan juga berkontribusi dalam memperluas jangkauan edukasi lingkungan. Mereka memberikan pengetahuan dan teknik-teknik praktis yang bisa diterapkan oleh masyarakat.
Kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan relawan menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga lingkungan. Dengan kombinasi ini, kegiatan lingkungan dapat terus berlangsung dan memberikan manfaat jangka panjang.
Tantangan dan Peluang di Masa Depan
Meski ada banyak keuntungan dari kegiatan ini, masih ada tantangan yang perlu diatasi. Misalnya, kurangnya sumber daya dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya lingkungan. Namun, dengan pendekatan yang tepat, tantangan ini bisa diatasi.
Peluang untuk mengembangkan kegiatan serupa sangat besar. Jika terus didukung, kegiatan seperti ini bisa menjadi bagian dari rutinitas siswa dan masyarakat umum. Dengan begitu, kesadaran lingkungan akan semakin kuat dan berkelanjutan.
Kesimpulan
Keterlibatan siswa dalam aksi lingkungan di Ranu Grati adalah langkah penting dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan. Dengan pendekatan praktik, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mengalami langsung pentingnya menjaga lingkungan.
Kegiatan ini juga menunjukkan komitmen pemerintah dan relawan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Dengan kolaborasi yang baik, kegiatan semacam ini bisa terus berlanjut dan memberikan dampak positif yang besar.










Discussion about this post