Kecelakaan Adu Banteng di Jalan Martadinata, Mamuju
Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor Honda Beat dan mobil Toyota Calya terjadi di Jalan Martadinata, Kelurahan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, pada Sabtu (25/4/2026) malam sekitar pukul 22.00 WITA. Peristiwa ini menimbulkan korban luka dan kerugian materiil yang cukup besar.
Latar Belakang Kejadian
Menurut informasi yang diperoleh, kecelakaan terjadi saat kedua kendaraan sama-sama mencoba mendahului dari arah berlawanan. Mobil Toyota Calya dengan nomor polisi DC 1268 AU yang dikemudikan MY (22) bergerak dari arah utara menuju selatan. Saat melintas di lokasi kejadian, mobil tersebut mencoba mendahului kendaraan lain yang berada di depannya.
Pada saat yang bersamaan, muncul sepeda motor Honda Beat DC 2488 BU yang dikendarai DT (23) dari arah berlawanan. Sepeda motor tersebut juga baru saja mendahului beberapa kendaraan di depannya. Akibat jarak yang sudah sangat dekat, benturan antara kedua kendaraan tidak dapat terhindarkan.
Kondisi Korban dan Kerugian
Akibat tabrakan tersebut, pengendara motor, DT, mengalami luka robek pada bagian wajah sebelah kanan dan luka-luka di bagian kaki. Warga di sekitar lokasi segera membantu mengevakuasi korban untuk mendapatkan pertolongan medis.
“Korban saat ini sudah berada di RS Bhayangkara Polda Sulbar untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif,” kata AKP Arfian, Kasat Lantas Polresta Mamuju.
Selain menyebabkan korban luka, kecelakaan ini mengakibatkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp 10 juta akibat kerusakan kendaraan.
Hasil Olah TKP Awal
Satlantas Polresta Mamuju telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti. Kondisi jalan di lokasi diketahui berupa aspal lurus dengan kontur sedikit menurun.
Berdasarkan kesimpulan sementara, kecelakaan diduga terjadi karena kedua pengendara sama-sama kurang menguasai kendaraan saat berupaya mendahului kendaraan lain di jalur yang berlawanan.
“Kesimpulan ini masih bersifat sementara sebagai bahan keterangan awal. Kami masih akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap saksi-saksi dan mengumpulkan alat bukti lainnya untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan,” tutup AKP Arfian.
Penyebab Kecelakaan
Dari hasil penyelidikan awal, penyebab utama kecelakaan adalah kurangnya kesadaran pengemudi dalam mengemudi. Baik pengemudi mobil maupun pengendara motor sama-sama mencoba mendahului kendaraan lain tanpa memperhatikan kondisi jalan dan kecepatan kendaraan di sekitarnya.
Langkah yang Dilakukan oleh Pihak Berwajib
Polisi telah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti seperti kendaraan yang rusak dan alat-alat lainnya. Selain itu, pihak kepolisian juga telah memeriksa saksi-saksi yang ada di lokasi kejadian.
Tindakan Lanjutan
Pihak kepolisian akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan. Diharapkan, hasil penyelidikan ini bisa menjadi bahan evaluasi bagi pengemudi agar lebih waspada dalam berkendara.










Discussion about this post