klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Local

Nasib 103 Anak di Daycare Yogyakarta: 53 Korban Kekerasan Fisik Terungkap

Redaksi by Redaksi
28 April 2026 - 16:24
Reading Time: 2 mins read
0
Nasib 103 Anak di Daycare Yogyakarta: 53 Korban Kekerasan Fisik Terungkap

Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta Menggemparkan Publik

Kasus dugaan kekerasan terhadap anak-anak di daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta kini menjadi sorotan utama masyarakat. Sebanyak 103 anak dilaporkan terdampak dalam peristiwa ini, dengan 53 di antaranya mengalami kekerasan fisik yang diduga dilakukan oleh oknum pengasuh. Peristiwa ini memicu kekhawatiran besar di kalangan orang tua dan menimbulkan tuntutan untuk segera adanya penyelesaian secara hukum.

Kasus ini terungkap setelah adanya laporan dari orang tua yang menemukan kejanggalan pada kondisi anak mereka. Beberapa anak disebut mengalami luka lebam hingga trauma yang memerlukan pendampingan lebih lanjut. Pihak berwenang langsung turun tangan untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh, sementara puluhan orang telah diamankan guna dimintai keterangan terkait dugaan praktik kekerasan tersebut.

Rentang Usia Anak yang Terlibat

Menurut data yang dihimpun oleh penyidik, ratusan anak yang terlibat dalam kasus ini berada dalam rentang usia yang sangat rentan, mulai dari bayi berusia 0 hingga balita. Dari jumlah total korban, sekitar 53 anak diketahui mengalami tindakan kekerasan fisik. Jumlah ini masih bisa bertambah seiring dengan pengembangan kasus dan pemeriksaan saksi-saksi tambahan.

Kompol Rizky Adrian, Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, menjelaskan bahwa kasus ini mencuat setelah adanya laporan masyarakat terkait dugaan penganiayaan dan tindakan diskriminatif. Meski sempat kesulitan menggali informasi, sorotan publik yang masif mendorong para orang tua berani melapor ke Mapolresta Yogyakarta.

Penggerebekan dan Penahanan 30 Orang

Polresta Yogyakarta mengungkap fakta mengerikan saat penggerebekan tempat penitipan anak atau daycare Little Aresha di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Petugas melihat langsung perlakuan tidak manusiawi yang dilakukan pengasuh terhadap anak-anak di lokasi tersebut. Ada yang kakinya diikat, tangannya diikat, dan sebagainya.

Sejak Jumat malam hingga Sabtu sore, Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Yogyakarta telah mengamankan sekitar 30 orang untuk menjalani pemeriksaan intensif. Mereka yang diamankan terdiri dari para pengasuh hingga pejabat di yayasan yang menaungi daycare tersebut.

Adrian menambahkan, pihak kepolisian akan segera melakukan gelar perkara setelah proses pendalaman formil selesai dilakukan oleh penyidik. “Sekitar 30 orang itu dari tadi malam sampai detik ini masih dilakukan pemeriksaan. Mungkin nanti habis magrib kita lakukan gelar perkara lagi untuk penetapan tersangka,” jelasnya.

Kesaksian Orang Tua: Anak Lebam Hingga Video Viral

Salah satu orang tua korban, Aldewa, mengaku baru mengetahui praktik keji tersebut melalui video yang beredar di media sosial pada Jumat sore. Ia sempat curiga karena menemukan luka lebam di kaki anaknya saat dijemput, namun semula ia mengira luka tersebut akibat jatuh saat bermain.

“Saya baca jam 5 sore, ada ibu jemput katanya lihat di video sudah posisi diikat dan segala macam. Terakhir kemarin dijemput mbahnya itu ada luka lebam di kaki. Istri saya bilang kayaknya jatuh, jadi saya tidak tanya pihak sekolah,” ujar Aldewa dengan nada menyesal.

Video yang memperlihatkan anak-anak dalam posisi tangan dan kaki diikat viral di media sosial, memicu gelombang laporan dari orangtua lain yang akhirnya menyadari bahwa luka atau perubahan perilaku anak mereka selama ini diduga kuat akibat penganiayaan dan penelantaran di daycare tersebut.

Proses Hukum dan Harapan Masyarakat

Polresta Yogyakarta kini tengah melengkapi bukti-bukti formil untuk menjerat para pelaku yang terlibat dalam dugaan kekerasan dan penelantaran anak di bawah umur tersebut. Masyarakat kini menunggu proses hukum berjalan serta berharap adanya perlindungan maksimal bagi para korban.

Buy JNews
ADVERTISEMENT
ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

104 Ribu Keluarga di Batang Terima Bantuan Pangan, 3 Kecamatan Menanti
Local

104 Ribu Keluarga di Batang Terima Bantuan Pangan, 3 Kecamatan Menanti

2 Juni 2026 - 20:49
Pencarian Dramatis: Basarnas Selami Ponton Palangka Raya untuk Korban Tenggelam
Local

Pencarian Dramatis: Basarnas Selami Ponton Palangka Raya untuk Korban Tenggelam

2 Juni 2026 - 18:57
Nanang Gasak Rokok Minimarket Brebes untuk Kambing Kurban
Local

Nanang Gasak Rokok Minimarket Brebes untuk Kambing Kurban

2 Juni 2026 - 18:50
Sukabumi-Bocimi: Jakarta Tumpah Ruah, Cibadak Macet Parah
Local

Sukabumi-Bocimi: Jakarta Tumpah Ruah, Cibadak Macet Parah

2 Juni 2026 - 18:04
Mobil Berplat B Dipalak di Bandung, Dedi Mulyadi: Cari Kerja Halal
Local

Mobil Berplat B Dipalak di Bandung, Dedi Mulyadi: Cari Kerja Halal

2 Juni 2026 - 17:51
Prediksi Cuaca Bengkulu 1 Juni 2026: Langit Berawan Merata
Local

Prediksi Cuaca Bengkulu 1 Juni 2026: Langit Berawan Merata

2 Juni 2026 - 16:19
Next Post
Pengacara Pastikan Jokowi Hadir, Dokumen Pendidikan Dibawa ke Persidangan

Pengacara Pastikan Jokowi Hadir, Dokumen Pendidikan Dibawa ke Persidangan

Trump: Pelaku Penembakan Bawa Banyak Senjata

Trump: Pelaku Penembakan Bawa Banyak Senjata

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com