Kebakaran Motor Moge di Bali Viral, Netizen Kritik Sikap Rekan Pengendara
Sebuah video kebakaran yang menimpa satu unit sepeda motor gede (Moge) merek Harley Davidson di Jalan Gumitir, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Bali, tiba-tiba menjadi viral dan memicu perbincangan hangat di media sosial. Peristiwa ini terjadi pada Kamis 23 April 2026, dan segera mendapat respons dari pihak kepolisian setempat.
Perhatian netizen tidak hanya tertuju pada kobaran api yang melahap kendaraan mewah tersebut, tetapi juga pada sikap rekan korban yang tampak acuh dan hanya menonton saat musibah terjadi. Video yang berdurasi 27 detik menunjukkan bagaimana korban berusaha memadamkan api sementara rekan sekelompoknya justru berdiri diam tanpa memberikan bantuan.
Respons Polisi terhadap Insiden Viral
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, menyampaikan bahwa personel Polsek Denpasar Timur (Dentim) telah turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan terkait insiden tersebut. “Menindaklanjuti informasi yang viral di media sosial, Unit UKL Polsek Dentim langsung mendatangi TKP. Kami melakukan pengumpulan keterangan baik dari korban maupun saksi-saksi di lapangan untuk memastikan kronologi sebenarnya,” ujar Iptu Gede Adi pada Minggu 26 April 2026.
Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, kejadian bermula saat korban yang diketahui berasal dari Ubud sedang bersiap untuk berkendara bersama rekan-rekan se-gengnya. Petaka muncul ketika korban baru saja menyalakan mesin untuk memanaskan kendaraan. Secara tiba-tiba, percikan api muncul dari bagian mesin dan dengan cepat membesar hingga melahap badan motor.
Tindakan Warga Memadamkan Api
Di tengah situasi darurat tersebut, sebuah pemandangan kontras terekam kamera warga. Saat korban berjibaku memadamkan api, rekan korban yang berada di lokasi justru terlihat berdiri mematung tanpa memberikan bantuan berarti dalam durasi 27 detik video tersebut. Sikap yang dinilai minim solidaritas ini menjadi sorotan tajam netizen di kolom komentar unggahan viral tersebut.
Namun pada akhirnya korban dibantu oleh warga sekitar menggunakan air selang dan APAR (Alat Pemadam Api Ringan). Iptu Gede Adi menjelaskan bahwa api akhirnya berhasil dijinakkan dalam waktu sekitar 10 menit. Beruntung, insiden ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, meski kerugian material akibat kerusakan motor dipastikan cukup besar.
Penyebab Kebakaran dan Imbauan dari Polisi
“Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh adanya korsleting listrik pada instalasi kendaraan yang kemudian merembet ke tangki bahan bakar,” tutur dia. “Beruntung api segera bisa dipadamkan berkat bantuan warga sekitar sehingga tidak merembet lebih luas,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Denpasar Timur, Kompol I Ketut Tomiyasa, menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat untuk memastikan fakta di lapangan. Kompol Tomiyasa berpesan bagi para penghobi otomotif agar lebih teliti dalam merawat tunggangan mereka.
Polsek Denpasar Timur telah merampungkan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi sebagai bagian dari prosedur penanganan laporan lebih lanjut. “Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya pemilik kendaraan besar, agar rutin memeriksa kondisi kelistrikan kendaraan secara berkala. Hal ini sangat penting untuk mencegah terjadinya korsleting yang bisa berujung fatal seperti kejadian ini,” tegas Kompol Tomiyasa.










Discussion about this post