klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Local

Pemeriksaan Lokasi Longsor BTN Gadihu, Wali Kota Kritik Pembangunan yang Tidak Memenuhi Aspek Teknis

Redaksi by Redaksi
12 Mei 2026 - 19:03
Reading Time: 3 mins read
0
Pemeriksaan Lokasi Longsor BTN Gadihu, Wali Kota Kritik Pembangunan yang Tidak Memenuhi Aspek Teknis
Buy JNews
ADVERTISEMENT

Peninjauan Wali Kota Ambon terhadap Lokasi Longsor di Kawasan BTN Gadihu

Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena melakukan peninjauan langsung ke lokasi longsor yang terjadi di Kawasan BTN Gadihu, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku. Peninjauan ini dilakukan pada hari Sabtu (9/5/2026), setelah bencana alam longsor terjadi pada Jumat (8/5/2026).

Akibat dari peristiwa tersebut, sebanyak 10 rumah mengalami kerusakan serius. Dari jumlah tersebut, satu unit rumah ambruk sepenuhnya, sedangkan sembilan lainnya mengalami kerusakan. Tiga di antaranya rusak pada bagian dapur.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota didampingi oleh Plt. Sekretaris Kota Ambon Robert Sapulette, Kepala Pelaksana BPBD Frits Tatipikalawan, Kepala Dinas Sosial Wendy Pelupessy, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Ivonny Latuputy, serta Kepala Satpol-PP Silver Leitemia. Mereka turut meninjau kondisi bangunan yang rusak akibat longsoran tanah.

Berdasarkan hasil pemantauan, Wali Kota menyampaikan bahwa pembangunan di kawasan tersebut tidak memenuhi aspek pertimbangan teknis yang baik. Ia menilai bahwa ada ketidaksesuaian dalam proses pembangunan yang dilakukan oleh pengembang. Namun, Pemkot Ambon telah segera melakukan upaya tanggap darurat terhadap korban bencana.

Pemerintah Kota Ambon memberikan logistik berupa tempat tidur, selimut, dan makanan siap saji kepada para korban. Wattimena menjelaskan bahwa pihaknya menangani para korban sesuai dengan mekanisme penanganan darurat yang sudah ditetapkan.

Selain itu, saat ini Pemerintah Kota Ambon sedang berkoordinasi dengan pengembang BTN untuk melakukan penanganan lanjutan terhadap rumah-rumah yang rusak. Wali Kota menjelaskan bahwa mekanisme penyerahan perumahan dari pengembang kepada pemerintah adalah sebuah proses yang telah diatur. Hal ini memberikan kewenangan dan tanggung jawab kepada pemerintah dalam mengelola dan mengurus sarana dan prasarana umum.

“Kita sementara menghubungi untuk memanggil karena ada tanggung jawab mereka disitu terhadap perumahan yang mereka bangun,” ujar Wattimena.

Menurutnya, pembangunan rumah bukan hanya sekadar proyek jangka pendek, tetapi harus menjadi hunian yang aman dan nyaman untuk jangka panjang. Namun, kejadian longsor yang terjadi sangat disayangkan oleh Wali Kota.

Bodewin mengimbau masyarakat untuk tidak membangun rumah di lereng-lereng bukit yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain. Ia berharap masyarakat lebih waspada dan memperhatikan faktor keamanan dalam memilih lokasi untuk tinggal.

Upaya Penanganan Darurat dan Langkah Lanjutan

Pemerintah Kota Ambon telah mengambil langkah-langkah darurat untuk menangani dampak bencana longsor. Selain distribusi logistik, pihaknya juga berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk memastikan kebutuhan dasar korban terpenuhi.

Tindakan yang dilakukan oleh Pemkot Ambon mencerminkan komitmen untuk menjaga kesejahteraan warga dan memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi. Meski begitu, Wali Kota menegaskan bahwa penanganan jangka panjang masih diperlukan, termasuk evaluasi terhadap proses pembangunan di daerah-daerah rawan bencana.

Peran Pengembang dan Tanggung Jawab Pemerintah

Dalam konteks pembangunan perumahan, Wali Kota menekankan bahwa pengembang memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan kualitas dan keamanan struktur yang dibangun. Proses penyerahan perumahan dari pengembang kepada pemerintah juga harus dilakukan secara transparan dan sesuai regulasi yang berlaku.

Pemerintah akan terus memantau dan mengevaluasi kondisi bangunan di kawasan-kawasan yang rawan bencana. Hal ini bertujuan untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.

Imbauan untuk Masyarakat

Bodewin Wattimena mengingatkan masyarakat agar lebih hati-hati dalam memilih lokasi untuk membangun rumah. Ia menyarankan agar masyarakat menghindari area lereng atau daerah yang rentan terhadap longsor.

Ia berharap masyarakat bisa memahami risiko yang mungkin timbul jika membangun di area yang tidak aman. Dengan kesadaran ini, diharapkan masyarakat dapat menjaga keselamatan diri dan keluarga mereka sendiri.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

104 Ribu Keluarga di Batang Terima Bantuan Pangan, 3 Kecamatan Menanti
Local

104 Ribu Keluarga di Batang Terima Bantuan Pangan, 3 Kecamatan Menanti

2 Juni 2026 - 20:49
Pencarian Dramatis: Basarnas Selami Ponton Palangka Raya untuk Korban Tenggelam
Local

Pencarian Dramatis: Basarnas Selami Ponton Palangka Raya untuk Korban Tenggelam

2 Juni 2026 - 18:57
Nanang Gasak Rokok Minimarket Brebes untuk Kambing Kurban
Local

Nanang Gasak Rokok Minimarket Brebes untuk Kambing Kurban

2 Juni 2026 - 18:50
Sukabumi-Bocimi: Jakarta Tumpah Ruah, Cibadak Macet Parah
Local

Sukabumi-Bocimi: Jakarta Tumpah Ruah, Cibadak Macet Parah

2 Juni 2026 - 18:04
Mobil Berplat B Dipalak di Bandung, Dedi Mulyadi: Cari Kerja Halal
Local

Mobil Berplat B Dipalak di Bandung, Dedi Mulyadi: Cari Kerja Halal

2 Juni 2026 - 17:51
Prediksi Cuaca Bengkulu 1 Juni 2026: Langit Berawan Merata
Local

Prediksi Cuaca Bengkulu 1 Juni 2026: Langit Berawan Merata

2 Juni 2026 - 16:19
Next Post
Polda Kepri Ungkap Jaringan Judi Online Internasional di Batam, 24 WNA Diamankan

Polda Kepri Ungkap Jaringan Judi Online Internasional di Batam, 24 WNA Diamankan

Samsat Biak Hadirkan Layanan Keliling dan Pembayaran QRIS

Samsat Biak Hadirkan Layanan Keliling dan Pembayaran QRIS

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com