Wali Kota Denpasar Hadiri Pembinaan Sekaa Palegongan Klasik Waja Swara
Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, hadir dalam kegiatan pembinaan Sekaa Palegongan Klasik Waja Swara Banjar Wangaya Kaja, Desa Dauh Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, pada Sabtu 2 Mei 2026. Acara ini digelar di Jaba Tengah Pura Pasek lingkungan banjar setempat. Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk memastikan kesiapan duta Kota Denpasar dalam ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) Ke-48 yang akan berlangsung pada 13 Juni hingga 11 Juli 2026 di Taman Budaya Provinsi Bali.
Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede; Anggota DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya dan Anak Agung Gede Agung Suyoga; serta Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar, I Ketut Suteja Kumara Putra. Selain itu, Tim Konsultan Seni Kota Denpasar juga turut hadir dalam kesempatan tersebut.
Di tengah kegiatan, Wali Kota Jaya Negara menyampaikan apresiasi kepada para penabuh, penari, pembina, dan koordinator sekaa yang telah melaksanakan pembinaan secara serius dan berkelanjutan. Menurutnya, komitmen para seniman muda dalam menjaga warisan seni tradisi menjadi kekuatan penting bagi Kota Denpasar dalam mempertahankan identitas budaya Bali di tengah perkembangan zaman.
Kebanggaan atas Kembalinya Seni Palegongan
Tim Konsultan Seni Kota Denpasar, I Nyoman Astita, mengungkapkan bahwa bangkitnya kembali seni palegongan di Banjar Wangaya Kaja menjadi kebanggaan tersendiri. Tahun ini, Sekaa Palegongan Klasik Waja Swara mendapat kesempatan tampil sebagai duta Kota Denpasar di PKB XLVIII.
Menurut I Nyoman Astita, olah rasa sudah masuk secara struktur pada tabuh palegongan. Tinggal bagaimana mengekspresikan pembawaan tabuh dan penampilan nanti agar bisa maksimal saat tampil di PKB.
Persiapan Matang untuk Tampil Maksimal
Koordinator Sekaa, I Made Kristi Artawan, mengatakan bahwa seluruh anggota sekaa terus mematangkan latihan guna memberikan penampilan terbaik sekaligus mengharumkan nama Kota Denpasar pada ajang seni budaya tahunan terbesar di Bali tersebut.
Berikut beberapa hal yang dilakukan oleh Sekaa Palegongan Klasik Waja Swara dalam persiapan tampil di PKB:
- Peningkatan Keterampilan: Setiap anggota sekaa terus berlatih untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam bermain alat musik dan menari.
- Pembinaan Berkala: Kegiatan pembinaan dilakukan secara rutin dan berkelanjutan agar semua anggota siap tampil dengan maksimal.
- Eksplorasi Kreativitas: Para seniman mencoba menggabungkan unsur tradisional dengan inovasi modern agar penampilan lebih menarik.
- Pemantapan Penampilan: Latihan tidak hanya fokus pada teknik, tetapi juga pada ekspresi dan gaya tampil agar dapat menarik perhatian penonton.
Peran Penting Sekaa dalam Melestarikan Budaya
Sekaa Palegongan Klasik Waja Swara memiliki peran penting dalam melestarikan budaya Bali. Melalui kegiatan ini, generasi muda dapat belajar dan menghargai seni tradisional yang sudah ada sejak dulu. Selain itu, partisipasi dalam PKB memberikan kesempatan bagi seniman lokal untuk menunjukkan bakat mereka di panggung nasional.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat, diharapkan Sekaa Palegongan Klasik Waja Swara dapat memberikan penampilan yang luar biasa dan membawa kebanggaan bagi Kota Denpasar.










Discussion about this post