Kebakaran di Sesayap Hilir, Tana Tidung
Kebakaran yang terjadi di Desa Sesayap, Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara (Kaltara), pada Minggu (3/5/2026) sore kemarin, melibatkan rumah walet dan gudang TV kabel. Peristiwa ini berlangsung di Jalan Gunung Harapan, dan cepat ditangani oleh petugas pemadam kebakaran atau Damkar.
Petugas Damkar Tana Tidung tiba di lokasi dalam waktu singkat setelah menerima laporan. Dengan bantuan lima unit mobil damkar serta dukungan dari polisi dan warga sekitar, api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang dari satu jam. Proses pemadaman dilakukan dengan cepat hingga sekitar pukul 16.00 Wita, dan dilanjutkan dengan pendinginan hingga pukul 16.50 Wita untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Tana Tidung, Rudi, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima sekitar pukul 15.21 Wita dari anggota pos sektor Sesayap Hilir. Petugas langsung bertindak cepat dan tiba di lokasi pada pukul 15.22 Wita untuk melakukan pemadaman.
“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.00 Wita. Kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan hingga pukul 16.50 Wita, untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa,” jelasnya.

Dalam penanganan tersebut, DPKP Tana Tidung mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran dari Mako Damkar dan Pos Sektor Sesayap Hilir. Lima unit tersebut terdiri dari unit 01, 02, 04, dan 05 dari Mako, serta unit 03 dari Pos Sektor Sesayap Hilir. Selain itu, sinergi lintas instansi turut membantu mempercepat proses pemadaman di lapangan, termasuk personel kepolisian dan masyarakat setempat.
Adapun bangunan yang terdampak kebakaran meliputi satu unit sarang walet semi permanen dua lantai, satu unit rumah kayu yang difungsikan sebagai gudang peralatan TV kabel, serta kerusakan pada bagian dapur rumah tinggal. “Objek yang terbakar terdiri dari rumah walet dan bangunan gudang, serta ada kerusakan di bagian dapur rumah warga,” ungkap Rudi.

Rudi memastikan bahwa upaya cepat petugas di lapangan menjadi faktor utama dalam meminimalisir dampak kebakaran. “Dengan penanganan cepat, api tidak sempat meluas sehingga kerusakan bisa ditekan,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang berkaitan dengan instalasi listrik dan aktivitas di rumah. “Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman,” pungkasnya.










Discussion about this post