klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home kesehatan

Perkuat Pendamping Pasien, CISC dan AstraZeneca Tingkatkan Edukasi Kanker Paru di Indonesia

Redaksi by Redaksi
9 Mei 2026 - 19:07
Reading Time: 3 mins read
0
Perkuat Pendamping Pasien, CISC dan AstraZeneca Tingkatkan Edukasi Kanker Paru di Indonesia

Pelatihan untuk Meningkatkan Kapasitas Pendamping Pasien Kanker Paru



Angka kasus kanker paru yang tinggi di Indonesia telah memicu berbagai upaya untuk meningkatkan edukasi dan pendampingan pasien. Salah satu inisiatif terbaru adalah pelatihan Training of Trainers (ToT) yang digelar oleh AstraZeneca Indonesia bersama Indonesian Cancer Information and Support Center Association (CISC). Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat peran komunitas dalam membantu pasien kanker paru menjalani pengobatan secara optimal.

Pelatihan tersebut berlangsung di Jakarta pada 5 Mei 2026. Acara ini menargetkan para pendamping pasien atau patient navigator untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam memberikan dukungan kepada pasien kanker paru. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan masyarakat lebih paham tentang pentingnya deteksi dini dan pengobatan yang tepat.

Peran Penting Dokter dan Data yang Menyebutkan Kanker Paru sebagai Penyebab Kematian Tinggi

Dokter Spesialis Paru Konsultan Onkologi, dr. Jaka Pradipta, Sp.P(K) Onk, menyampaikan bahwa kanker paru masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi akibat kanker di Indonesia. Tantangan terbesar saat ini adalah banyak pasien yang baru terdiagnosis ketika penyakit sudah memasuki stadium lanjut.

“Ketika pasien datang pada stadium lanjut, peluang keberhasilan terapi menjadi lebih terbatas. Karena itu, kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini dan penanganan kanker paru harus terus diperkuat,” ujarnya.

Berdasarkan data GLOBOCAN 2022, kanker paru menjadi penyumbang kasus dan kematian kanker tertinggi di dunia. Di Indonesia, penyakit ini menyumbang sekitar 9,5 persen dari total kasus kanker dan 14,1 persen kematian akibat kanker.

Pembekalan Terkait Deteksi Dini dan Teknologi Terkini

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan terkait deteksi dini kanker paru, pemanfaatan teknologi low-dose CT scan (LDCT), hingga perkembangan terapi terkini seperti kemoterapi, terapi target, dan imunoterapi.

Presiden Direktur AstraZeneca Indonesia, Esra Erkomay, menegaskan bahwa penanganan kanker paru membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, tidak hanya tenaga medis.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

“Patient navigator memiliki peran penting sebagai pendamping pasien, membantu memahami proses pengobatan, sekaligus menjadi penghubung dengan layanan kesehatan. Dukungan seperti ini diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan terapi dan hasil pengobatan pasien,” katanya.

Pentingnya Kepatuhan Pasien dalam Pengobatan

Selain edukasi, pelatihan juga menyoroti pentingnya kepatuhan pasien dalam menjalani terapi. Menurut dr. Jaka, kepatuhan terhadap pengobatan menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan terapi kanker paru.

“Pasien yang konsisten menjalani terapi memiliki peluang lebih besar untuk memperlambat progresi penyakit dan meningkatkan kualitas hidup. Sebaliknya, ketidakpatuhan dapat memperburuk kondisi pasien,” jelasnya.

Dukungan Emosional dan Sosial untuk Pasien Kanker Paru

Ketua Umum CISC Aryanthi Baramuli Putri menambahkan, pasien kanker paru tidak hanya menghadapi persoalan medis, tetapi juga tekanan emosional, sosial, dan keterbatasan akses layanan kesehatan.

Melalui pelatihan ini, pihaknya ingin memperkuat kemampuan para pendamping pasien agar dapat memberikan dukungan yang lebih menyeluruh.

“Kami ingin patient navigator mampu membantu pasien memahami perjalanan pengobatan sekaligus memberikan dukungan emosional yang dibutuhkan pasien dan keluarga,” tuturnya.

Harapan Bersama untuk Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan

AstraZeneca Indonesia dan CISC berharap program ini dapat memperluas penyebaran informasi mengenai kanker paru, sehingga semakin banyak pasien mendapatkan diagnosis lebih dini, akses terapi yang tepat, serta pendampingan selama menjalani pengobatan.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Mengapa Sebagian Orang Nyaman Sendirian? Ini Penjelasan Psikologi
kesehatan

Mengapa Sebagian Orang Nyaman Sendirian? Ini Penjelasan Psikologi

16 Oktober 2026 - 23:56
Sering Haus Saat Baru Bangun Bisa Menandakan Gula Darah Sedang Tinggi
kesehatan

Sering Haus Saat Baru Bangun Bisa Menandakan Gula Darah Sedang Tinggi

14 Oktober 2026 - 07:27
Deteksi Dini, Dara The Virgin Ditemukan Punya Empat Benjolan Jinak di Payudara
kesehatan

Deteksi Dini, Dara The Virgin Ditemukan Punya Empat Benjolan Jinak di Payudara

11 Oktober 2026 - 22:54
7 Tanda Kucing Menua: Panduan Pemilik Kucing
kesehatan

7 Tanda Kucing Menua: Panduan Pemilik Kucing

2 Juni 2026 - 23:07
Bahaya Terlalu Banyak Minum Air Putih: 8 Tanda Peringatan
kesehatan

Bahaya Terlalu Banyak Minum Air Putih: 8 Tanda Peringatan

2 Juni 2026 - 22:27
Botol PP vs. PPSU: Mana Terbaik untuk Si Kecil?
kesehatan

Botol PP vs. PPSU: Mana Terbaik untuk Si Kecil?

2 Juni 2026 - 17:45
Next Post
PKK Sumsel Evaluasi 10 Program Pokok di Banyuasin

PKK Sumsel Evaluasi 10 Program Pokok di Banyuasin

Polemik Harga Sepatu Sekolah Rp700 Ribu, Komisi VIII Minta Kemensos Jujur

Polemik Harga Sepatu Sekolah Rp700 Ribu, Komisi VIII Minta Kemensos Jujur

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com