JAKARTA — Harga bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah badan usaha pada Senin, 12 Oktober 2026, belum menunjukkan perubahan. Pertamina, BP-AKR, Vivo, dan Shell sama-sama mempertahankan tarif BBM mereka untuk periode Oktober 2026, sehingga konsumen belum menghadapi penyesuaian baru di awal bulan ini.
Di jaringan Pertamina, Pertamax RON 92 masih dijual Rp15.950 per liter. Angka itu tidak bergeser dari patokan sebelumnya, setelah terakhir kali mengalami penyesuaian pada Agustus 2026. Kebijakan serupa juga berlaku untuk jenis non-subsidi lain milik Pertamina, termasuk Pertamax Green 95 yang tetap di level Rp19.150 per liter dan Pertamax Turbo RON 98 sebesar Rp19.600 per liter.
Untuk kelompok diesel, Pertamina juga menahan harga. Dexlite masih dipatok Rp23.700 per liter, sedangkan Pertamina Dex berada di Rp25.200 per liter. Di sisi BBM bersubsidi, Pertalite tidak berubah dari Rp10.000 per liter dan Biosolar tetap Rp6.800 per liter. Dengan demikian, seluruh daftar harga utama Pertamina pada pertengahan Oktober masih sama seperti periode sebelumnya.
Stabilnya harga ini sejalan dengan penjelasan manajemen Pertamina Patra Niaga sebelumnya. Direktur Perencanaan dan Pertumbuhan Bisnis PT Pertamina Patra Niaga Joko Pranoto mengatakan perusahaan masih berupaya agar harga BBM non-subsidi dan avtur tidak sepenuhnya mengikuti gejolak pasar minyak global. Dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah yang dipantau daring pada 5 Oktober 2026, ia menyebut harga untuk seluruh jenis bahan bakar umum retail dan avtur ditahan agar tetap sama seperti September.
Pemerintah juga memberi sinyal senada. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia memastikan harga BBM bersubsidi tidak akan naik sampai akhir 2026, meski harga minyak dunia bergerak fluktuatif. Menurut dia, kebijakan itu berkaitan dengan upaya menjaga ketahanan energi, kepastian subsidi, serta daya beli masyarakat. Langkah menahan harga energi juga dipandang penting untuk membantu menekan inflasi domestik.
Di luar Pertamina, BP-AKR, Vivo, dan Shell memilih pola yang sama. BP 92 masih berada di Rp16.130 per liter, BP Ultimate Rp19.330 per liter, dan BP Ultimate Diesel Rp25.420 per liter. Vivo pun mempertahankan Revvo 92 di Rp16.130 per liter, Revvo 95 di Rp19.330 per liter, serta Diesel Primus di Rp25.420 per liter. Shell juga tidak mengubah harga diesel yang masih dijual, yakni Shell V-Power Diesel Rp25.420 per liter, sementara Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ belum tersedia.
Berikut daftar harga BBM terbaru per 12 Oktober 2026: Pertalite Rp10.000 per liter, Biosolar Rp6.800 per liter, Pertamax Rp15.950 per liter, Pertamax Green 95 Rp19.150 per liter, Pertamax Turbo Rp19.600 per liter, Dexlite Rp23.700 per liter, Pertamina Dex Rp25.200 per liter, BP 92 Rp16.130 per liter, BP Ultimate Diesel Rp25.420 per liter, Shell V-Power Diesel Rp25.420 per liter, Revvo 92 Rp16.130 per liter, Revvo 95 Rp19.330 per liter, dan Diesel Primus Rp25.420 per liter.










Discussion about this post