Penyesuaian Harga BBM Non-Subsidi pada Bulan Agustus 2026
Pada tanggal 1 Agustus 2026, sejumlah badan penyalur bahan bakar minyak (BBM) baik yang dimiliki pemerintah maupun swasta melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi. Penyesuaian ini mencakup berbagai jenis BBM seperti bensin dan diesel.
Perubahan Harga dari Badan Penyalur Swasta
Salah satu badan penyalur swasta yang melakukan penyesuaian adalah BP-AKR. Berdasarkan informasi dari laman Instagram resmi BP-AKR, harga BBM jenis bensin RON 92 atau BP 92 ditetapkan sebesar Rp 16.130 per liter pada Agustus 2026. Angka ini lebih rendah Rp 540 dibandingkan dengan harga sebelumnya yaitu Rp 16.670 per liter. Selain itu, BBM RON 95 atau BP Ultimate mengalami penurunan sebesar Rp 480 menjadi Rp 16.760 per liter.
Sementara itu, BBM jenis diesel atau BP-Ultimate Diesel justru mengalami kenaikan sebesar Rp 570 menjadi Rp 21.910 per liter dari harga sebelumnya yang sebesar Rp 21.340 per liter.
Shell Indonesia juga melakukan penyesuaian harga BBM diesel. Harga untuk Shell V-Power Diesel kini dijual sebesar Rp 21.910 per liter. Angka ini naik Rp 570 dari harga sebelumnya yaitu Rp 21.340 per liter.
Penyesuaian Harga oleh Pertamina
Di sisi lain, badan penyalur milik pemerintah yaitu Pertamina melalui PT Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga BBM jenis Pertamax Series. Adapun, Pertamax Turbo turun dari Rp 19.300 per liter menjadi Rp 18.300 per liter. Pertamax Green 95 turun dari Rp 17.000 per liter menjadi Rp 16.600 per liter. Sementara itu, Pertamax (RON 92) turun dari Rp 16.250 per liter menjadi Rp 15.950 per liter.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa perubahan harga BBM non-subsidi mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah. Selain memperhatikan tren harga minyak global dan kurs rupiah, perusahaan juga mempertimbangkan kemampuan masyarakat dalam membeli BBM.
“Penyesuaian harga BBM Non-Subsidi dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta tetap memperhatikan daya beli masyarakat. Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan BBM nasional agar tetap terjamin bagi masyarakat,” ujar Kitty.
Dampak Penurunan Harga
Penurunan harga tersebut membuat Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamax Green 95 menjadi lebih kompetitif dibandingkan periode sebelumnya. Di sisi lain, Pertamina Dex dan Dexlite dipertahankan pada harga yang sama.
Selain memberikan penyesuaian harga, Pertamina Patra Niaga juga mengajak masyarakat memanfaatkan berbagai program promosi melalui aplikasi MyPertamina. Beragam penawaran tersedia untuk membantu pelanggan mendapatkan harga yang lebih hemat.
Promo tersebut antara lain berupa cashback, potongan harga melalui metode pembayaran tertentu, hingga bonus loyalty points bagi pengguna yang melakukan transaksi pembelian BBM non-subsidi melalui aplikasi MyPertamina dan mitra pembayaran yang bekerja sama.
“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan berbagai promo yang tersedia di aplikasi MyPertamina agar transaksi pembelian BBM Non-Subsidi menjadi semakin hemat dan menguntungkan. Pertamina Patra Niaga juga berkomitmen untuk terus menyediakan energi yang berkualitas, menjaga keandalan pasokan, serta memberikan layanan terbaik kepada masyarakat di seluruh Indonesia,” tambah Kitty.










Discussion about this post