klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Ekonomi

Ketahanan Gizi: Investasi Strategis untuk Tantangan MBG yang Efektif di Skala Besar

Redaksi by Redaksi
24 Juli 2026 - 08:59
Reading Time: 3 mins read
0
Ketahanan Gizi: Investasi Strategis untuk Tantangan MBG yang Efektif di Skala Besar

Pentingnya Ketahanan Gizi dalam Pembangunan Kesehatan ASEAN

Peningkatan ketahanan gizi menjadi fokus utama bagi pemerintah dan sektor swasta di kawasan ASEAN. Hal ini berkaitan dengan upaya memperkuat kesehatan preventif yang dapat memberikan dampak positif jangka panjang terhadap masyarakat dan ekonomi kawasan. Dalam laporan kesehatan terbaru yang diterbitkan oleh EU-ASEAN Business Council (EU-ABC), disampaikan bahwa pendekatan kebijakan berbasis siklus kehidupan (life-course approach) sangat penting untuk memperkuat ketahanan kesehatan dan ekonomi di kawasan ini.

Laporan tersebut menyoroti tiga pilar utama yang perlu diperhatikan, yaitu:

  • Ketahanan gizi

    Pemenuhan kebutuhan nutrisi yang cukup dan seimbang merupakan fondasi utama bagi kesehatan masyarakat. Dengan memastikan akses yang merata terhadap makanan bergizi, masyarakat akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan kesehatan.

  • Penerapan gaya hidup sehat

    Mendorong pola hidup yang sehat melalui edukasi, kebijakan, dan inisiatif masyarakat dapat meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Ini mencakup aktivitas fisik, pengurangan konsumsi makanan tidak sehat, serta peningkatan kesadaran akan kesehatan mental.

  • Penguatan praktik perawatan mandiri (self-care)

    Memberdayakan individu untuk menjaga kesehatan mereka sendiri adalah langkah penting dalam membangun sistem kesehatan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Kesehatan preventif dipandang sebagai investasi strategis yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mengurangi beban pembiayaan kesehatan, meningkatkan produktivitas tenaga kerja, serta memperkuat daya saing ekonomi ASEAN dalam jangka panjang.

Indonesia Menjadi Contoh Positif

Indonesia telah menunjukkan komitmen kuat dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat melalui berbagai program. Salah satunya adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menjangkau lebih dari 60 juta penerima manfaat. Program ini membuktikan bahwa inisiatif besar-besaran dapat memberikan dampak nyata pada peningkatan kualitas gizi masyarakat.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Chris Humphrey, Direktur Eksekutif EU-ASEAN Business Council, menyampaikan bahwa upaya Indonesia dalam meningkatkan gizi dan kesehatan masyarakat, termasuk dalam penurunan stunting, menunjukkan bahwa prioritas yang ditetapkan sudah tepat. Namun, ia menegaskan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah memastikan implementasi berbagai program tersebut dapat berjalan secara efektif dalam skala luas.

Ia juga mendorong adanya kolaborasi kuat antara pemerintah dan dunia usaha. “Kolaborasi antara pemerintah, sektor industri, akademisi, dan masyarakat sipil dapat membantu memperkuat ketahanan gizi, meningkatkan kesehatan masyarakat, serta membangun ketahanan ekonomi jangka panjang,” ujarnya.

Rekomendasi dari Laporan ASEAN

Laporan kesehatan ASEAN yang disusun oleh EU-ABC memuat 29 rekomendasi utama mengenai bagaimana pemerintah dan sektor industri dapat bekerja sama untuk meningkatkan hasil gizi masyarakat, memperkuat upaya kesehatan preventif, serta membangun sistem konsumsi yang lebih berkelanjutan dan sirkular. Rekomendasi ini didasarkan pada pengalaman dari Eropa maupun kawasan ASEAN.

Dalam momentum seperti sekarang, kebijakan berbasis bukti, inovasi, serta kolaborasi lintas sektor sangat penting dalam menghadapi tantangan yang masih berlangsung, seperti stunting, defisiensi mikronutrien, obesitas, dan pola konsumsi yang kurang sehat.

Pendekatan Berbasis Siklus Hidup

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan RI, Sri Ridha Hasanah, menekankan bahwa kemajuan yang berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui kemitraan jangka panjang dan pendekatan kesehatan berbasis siklus hidup. Ia menambahkan, perlu ada komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang memungkinkan pilihan hidup sehat menjadi lebih mudah diakses, terjangkau, dan diterapkan oleh seluruh masyarakat.

“Jika kita memiliki tujuan kesehatan masyarakat yang sama, maka selalu ada ruang untuk berkolaborasi. Kami tidak memandang pertumbuhan ekonomi dan kesehatan masyarakat sebagai dua hal yang saling bertentangan. Sebaliknya, keduanya dapat berjalan beriringan untuk mencapai tujuan kesehatan masyarakat yang lebih baik,” ujar Sri.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

BPDP Dorong Sawit, Kakao, dan Kelapa Naik Kelas Lewat Produk Turunan
Ekonomi

BPDP Dorong Sawit, Kakao, dan Kelapa Naik Kelas Lewat Produk Turunan

2 Oktober 2026 - 18:56
Kemenkeu Kaji Kenaikan PTKP, Pemerintah Hitung Dampak ke Daya Beli dan Penerimaan Pajak
Ekonomi

Kemenkeu Kaji Kenaikan PTKP, Pemerintah Hitung Dampak ke Daya Beli dan Penerimaan Pajak

2 Oktober 2026 - 18:55
Harga BBM Pertamina per 1 Oktober 2026 Masih Stabil di Sejumlah Daerah
Ekonomi

Harga BBM Pertamina per 1 Oktober 2026 Masih Stabil di Sejumlah Daerah

1 Oktober 2026 - 09:18
Pemerintah Siapkan BSU Rp900.000 untuk 13,3 Juta Pekerja pada Kuartal IV 2026
Ekonomi

Pemerintah Siapkan BSU Rp900.000 untuk 13,3 Juta Pekerja pada Kuartal IV 2026

1 Oktober 2026 - 08:18
Rupiah Menguat ke Rp 17.894 per Dolar AS pada Penutupan Perdagangan 12 Agustus 2026
Ekonomi

Rupiah Menguat ke Rp 17.894 per Dolar AS pada Penutupan Perdagangan 12 Agustus 2026

30 September 2026 - 19:17
Harga Emas Antam 30 September 2026 Naik Tipis, Buyback Melonjak ke Rp2,405 Juta per Gram
Ekonomi

Harga Emas Antam 30 September 2026 Naik Tipis, Buyback Melonjak ke Rp2,405 Juta per Gram

30 September 2026 - 12:17
Next Post
Dukung Sport Tourism, BP Batam Komitmen Bangun Ekosistem Sepak Bola Lewat Batam Premier FC

Dukung Sport Tourism, BP Batam Komitmen Bangun Ekosistem Sepak Bola Lewat Batam Premier FC

7 Shio Paling Beruntung Juli 2026, Rezeki Mengalir dan Hoki Datang Terus-menerus

7 Shio Paling Beruntung Juli 2026, Rezeki Mengalir dan Hoki Datang Terus-menerus

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com