klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Ekonomi

Generasi Muda Penyumbang Kredit Macet Terbesar, Pinjaman Online Tembus Rp 101 Triliun

Redaksi by Redaksi
25 Mei 2026 - 00:50
Reading Time: 2 mins read
0

Fenomena Kredit Macet yang Mengkhawatirkan di Kalangan Generasi Muda

Banyaknya kredit macet pinjol dan paylater di Indonesia menunjukkan adanya masalah serius dalam pengelolaan keuangan generasi muda. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa sebanyak 48,65 persen dari total kredit macet pada industri pinjaman online (pinjol) berasal dari kelompok usia 19 hingga 34 tahun. Angka ini sangat mengkhawatirkan karena menunjukkan bahwa banyak anak muda terjebak dalam utang konsumtif.

Pada periode Maret 2026, nilai outstanding pinjaman online di Indonesia telah mencapai Rp 101,03 triliun. Angka ini meningkat sebesar 26,25 persen secara tahunan (year-on-year). Selain pinjol, layanan keuangan digital seperti Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater juga mengalami pertumbuhan signifikan. Total utang paylater tercatat sebesar Rp 28,3 triliun dengan jumlah pengguna aktif mencapai 30,81 juta orang.

Tingginya Risiko Finansial

Rasio kredit bermasalah atau Tingkat Wanprestasi 90 hari (TWP90) pada industri pinjol saat ini berada di level 4,52 persen. Data ini menunjukkan bahwa semakin banyak orang yang gagal membayar cicilan pinjaman mereka. Hal ini memicu risiko finansial yang besar, terutama bagi generasi muda yang belum memiliki pengalaman mengelola keuangan secara mandiri.

Chief Marketing Officer Indodax, Aloysia Dian, menyatakan bahwa kesenjangan antara kemudahan akses konsumsi digital dan kesiapan pengelolaan keuangan jangka panjang di kalangan generasi muda menjadi penyebab utama tingginya angka gagal bayar. Ia menilai bahwa banyak orang sudah dekat dengan layanan keuangan digital, tetapi belum memiliki kebiasaan mengelola keuangan secara konsisten.

Solusi untuk Membangun Kedisiplinan Finansial

Aloysia menyarankan generasi muda untuk mulai membangun kedisiplinan dengan menyisihkan sebagian pendapatan untuk investasi jangka panjang secara rutin. Salah satu metode yang didorong adalah Dollar-Cost Averaging (DCA), yaitu strategi investasi berkala dengan nominal tetap guna membentuk aset masa depan yang stabil.

Selain itu, penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa catatan atau riwayat pinjaman serta kedisiplinan dalam membayar utang akan tercatat secara resmi dalam sistem informasi keuangan. Riwayat yang buruk akibat kredit macet dipastikan bakal memengaruhi kredibilitas dan akses keuangan warga di masa mendatang.

Dampak Sosial yang Menyedihkan

Fenomena jeratan utang ini tidak boleh dipandang sebelah mata. Berdasarkan kompilasi data dan pemberitaan media, tekanan ekonomi akibat beban bunga yang membengkak serta metode penagihan yang intimidatif dari penyedia pinjol ilegal telah memicu dampak sosial yang fatal. Sepanjang kurun waktu 2019 hingga 2023 saja, tercatat sedikitnya ada 51 kasus fatalitas atau tindakan bunuh diri di Indonesia yang terkonfirmasi dipicu oleh tekanan jeratan utang pinjaman online.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Perlu Penguatan Regulasi dan Edukasi Finansial

Untuk mengurangi risiko tersebut, penguatan regulasi dan edukasi finansial yang masif diharapkan dapat menekan angka risiko tersebut di masa depan. Generasi muda perlu diberdayakan dengan literasi keuangan yang baik agar bisa mengelola uang secara lebih bijak.

Tantangan di Masa Depan

Kondisi ini menunjukkan bahwa generasi muda harus belajar untuk mengelola keuangan secara lebih baik. Mereka perlu memahami bahwa pinjol dan paylater bukanlah solusi instan untuk kebutuhan keuangan, tetapi alat yang harus digunakan dengan hati-hati dan disiplin.




ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Daftar Harga Emas Perhiasan 8 Oktober 2026: 24 Karat di Lakuemas Rp2,135 Juta per Gram
Ekonomi

Daftar Harga Emas Perhiasan 8 Oktober 2026: 24 Karat di Lakuemas Rp2,135 Juta per Gram

8 Oktober 2026 - 10:55
RUU Ketenagakerjaan Baru Perketat PHK dan Siapkan Dana Cadangan Pesangon
Ekonomi

RUU Ketenagakerjaan Baru Perketat PHK dan Siapkan Dana Cadangan Pesangon

7 Oktober 2026 - 22:55
Airlangga Minta Usulan Jam Kerja 45 Jam Mengacu pada Aturan Perlindungan Pekerja
Ekonomi

Airlangga Minta Usulan Jam Kerja 45 Jam Mengacu pada Aturan Perlindungan Pekerja

7 Oktober 2026 - 18:55
Menperin Minta Aturan Impor Tak Abaikan Daya Tahan Industri Dalam Negeri
Ekonomi

Menperin Minta Aturan Impor Tak Abaikan Daya Tahan Industri Dalam Negeri

6 Oktober 2026 - 20:55
Bank Dunia: Ekonomi Indonesia Masih Tumbuh, tetapi Tanda Perlambatan Mulai Muncul
Ekonomi

Bank Dunia: Ekonomi Indonesia Masih Tumbuh, tetapi Tanda Perlambatan Mulai Muncul

6 Oktober 2026 - 14:55
Penjualan SBR015 Tembus Rp 2,3 Triliun, Tenor 2 Tahun Masih Jadi Favorit
Ekonomi

Penjualan SBR015 Tembus Rp 2,3 Triliun, Tenor 2 Tahun Masih Jadi Favorit

5 Oktober 2026 - 22:55
Next Post
Bus Shalawat Berhenti Sementara Jelang Puncak Haji 2026

Bus Shalawat Berhenti Sementara Jelang Puncak Haji 2026

Hadapi Ketegangan Global, Indonesia Kuatkan Kemandirian Energi Nasional

Hadapi Ketegangan Global, Indonesia Kuatkan Kemandirian Energi Nasional

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com