Harga Ikan Laut Turun, Ikan Air Tawar Naik di Pasar Randomayang
Harga sejumlah jenis ikan laut di Pasar Desa Randomayang, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, mengalami penurunan dalam dua bulan terakhir. Hal ini disebabkan oleh melimpahnya pasokan ikan yang berasal dari nelayan lokal dan daerah Parigi, Sulawesi Tengah.
Pantauan di pasar ikan menunjukkan suasana yang ramai sejak pagi hari. Aroma khas ikan segar tercium kuat di area lapak penjualan. Puluhan ember dan meja kayu dipenuhi berbagai jenis ikan hasil tangkapan nelayan. Ikan lajang, ikan kembung, katombong, ekor kuning, hingga bandeng terlihat tersusun di atas meja dagangan para pedagang.
Sesekali terdengar suara tawar-menawar antara penjual dan pembeli yang lalu lalang mencari ikan segar untuk kebutuhan rumah tangga. Sejumlah pedagang tampak sibuk melayani pembeli sambil membersihkan ikan dan menata ulang dagangan mereka yang terus berdatangan.
Salah satu pedagang mengatakan bahwa harga ikan laut saat ini turun cukup signifikan dibanding beberapa bulan lalu karena pasokan ikan sangat melimpah. “Sudah sekitar dua bulan ini harga turun karena ikan banyak sekali masuk. Stok dari Parigi juga banyak, ditambah hasil tangkapan nelayan di Pasangkayu,” ujarnya saat ditemui di lapaknya.
Ia menyebutkan bahwa harga ikan lajang saat ini dijual sekitar Rp35 ribu per kilogram. Harga tersebut juga berlaku untuk beberapa jenis ikan lain seperti ikan kembung, katombong, dan ekor kuning. Padahal sebelumnya, harga ikan-ikan tersebut bisa mencapai Rp50 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram, terutama saat cuaca buruk dan hasil tangkapan nelayan berkurang.
Pasokan Ikan Laut Melimpah, Ikan Air Tawar Justru Naik
Menurutnya, kondisi laut yang cukup baik membuat hasil tangkapan nelayan meningkat sehingga pasokan ikan di pasar melimpah hampir setiap hari. “Kalau sekarang ikan banyak terus masuk. Dari Sulawesi Tengah ada, dari nelayan Pasangkayu juga banyak. Jadi harga turun,” katanya.
Meski harga ikan laut mengalami penurunan, kondisi berbeda justru terjadi pada ikan air tawar. Harga ikan mujair diketahui mengalami kenaikan cukup tinggi dalam beberapa pekan terakhir. Dari sebelumnya sekitar Rp25 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp45 ribu per kilogram.
Pedagang menduga kenaikan harga ikan air tawar dipengaruhi oleh terbatasnya pasokan dibanding ikan laut yang saat ini melimpah di pasaran.
Prediksi Harga Ikan Menjelang Idul Adha
Sementara itu, menjelang Hari Raya Idul Adha, para pedagang memperkirakan harga ikan laut tidak akan mengalami kenaikan signifikan. Mereka menilai stok ikan masih stabil dan pasokan diperkirakan tetap mencukupi hingga hari raya nanti.
“Kalau lihat kondisi sekarang kemungkinan tidak naik lagi, karena ikan masih banyak,” tuturnya.
Perbedaan Harga Ikan Laut dan Ikan Air Tawar
Perbedaan harga antara ikan laut dan ikan air tawar terjadi karena faktor pasokan dan permintaan. Ikan laut memiliki pasokan yang lebih besar akibat hasil tangkapan yang melimpah, sedangkan ikan air tawar seperti mujair mengalami kenaikan harga karena pasokannya terbatas.
Kondisi ini menunjukkan dinamika pasar ikan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk cuaca, musim tangkap, dan kebutuhan konsumen.










Discussion about this post